12 Hal Harus Diketahui Sebelum Malam Pertama

Melakukan hubungan seksual untuk pertama kali masih merupakan sebuah hal tabu di antara umat Islam, bahkan di dunia barat. Kita tidak bisa bebas begitu saja membicarakannya, atau juga bertanya tentangnya, atau juga memikirkannya karena menganggap bahwa seks merupakan hal kotor dan jahat.

Terlebih lagi larangan keras Islam terhadap melakukan hubungan seksual diluar nikah atau zinah, sehingga orang sering salah kaprah menghubungkan kata seks dengan zinah. Ini anggapan yang sama sekali salah. Apakah kita lupa bahwa kita semua terlahir karena hubungan intim antara kedua orang tua kita?

Oleh karenanya halangan apa yang kita hadapi untuk mendidik diri kita agar lebih memahami seks? Apalagi generasi awal umat Islam tidak pernah canggung untuk mencari jawaban terhadap masalah seputar hubungan intim? Kenapa kita malah merasa malu apalagi kebutuhan seksual adalah hal wajar dan merupakan perasaan alami bagi setiap manusia, oleh karenanya sama sekali tidaklah salah untuk memenuhi kebutuhan seksual sejauh dengan cara yang halal.

Jika perasaan dan anggapan seks adalah tabu terus dipelihara maka tidak heran jikalau kita dapati pemuda dan pemudi yang merasa putus asa dan kebingungan saat sebelum hari nikahnya, mereka merasa khawatir dan takut akan datangnya malam pertama bersama pasangan. Mereka tidak tahu harus bagaimana nantinya, mereka dijejali dengan banyak informasi berbeda dan tidak benar mengenai momen intim untuk pertama kalinya di malam pengantin.

Oleh karenanya AiTarus berinisiatif mengumpulkan sejumlah hal yang perlu diketahui sebelum datangnya malam pertama khususnya bagi yang kini tengah bingung, penasaran, malu dan juga berharap mendapatkan pegangan yang benar.

1—Rubah pandangan tentang seks, yaitu merupakan aktivitas yang halal dan merupakan bagian dari hidup

Allah Azza Wa Jalla menciptakan hasrat seksual, dan dalam Islam, tidak ada yang memalukan dalam Islam. Islam bahkan memaparkan bimbingan bagi kita untuk mengamalkannya dengan siapa dan kapan kita dapat memenuhi kebutuhan seksual kita. Maka seks bukanlah hal yang salah. Sebaliknya, seks jika dilakukan dengan cara yang dihalalkan, akan mendatangkan berkah dari Allah Azza Wa Jalla dan akan pula mendatangkan pahala bagi kita.

2—Seks tidak harus dilakukan di malam pertama

Yang perlu diperhatikan adalah semua pihak akan menikmati dan merasa nyaman melakukan seks dengan pasangannya. Jika anda dan pasangan merasa siap dan bersedia melakukannya di malam pertama, maka lakukanlah. Jikalau salah satu dari kalian merasa amat letih dan ingin segera tidur, maka hal ini tidaklah mengapa.

“Tenang dan upayakan sealami mungkin antara anda dan pasangan. Jangan paksakan diri karena bisa mengakibatkan kegelisahan dan tidak nyaman disaat yang seharusnya membawa kebahagian dan kenangan indah bagi anda dan pasangan. Sebaliknya, adalah lebih baik untuk saling mengetahui lebih dalam dan akhirnya melakukan hubungan intim dengannya”.

3—Hindari rasa sakit

“Jikalau ini merupakan pengalaman pertama, maka rasa sakit dan tekanan akan mungkin terjadi. Seharusnya momen ini indah dan dapat dinikmati kedua pihak. Jikalau terasa amat sakit, maka berhentilah. Itu sebagai tanda bahwa anda harus foreplay terlebih dahulu”.

4—Hindari pendarahan besar

“Pendarahan merupakan hasil dari robeknya selaput dara, yang merupakan sebuah “tisu” di dalam kelamin wanita. Semua wanita memiliki jumlah tisu hymnal berbeda, dan pada kasus langka bahkan ada yang tidak terlahir dengan tisu ini. Sebagian wanita ada yang menyadari dan tidak mengenai pendarahan ini, ada pula yang mengalami begitu banyak pendarahan. Tidak ada acuan sebagai pengukur seberapa banyak pendarahan”.

5—-“Selaput dara” bukan penentu keperawanan

“Perlu diketahui bahwa orang memiliki jumlah tisu selaput dara (hymnal tissue) berbeda, sebagian lebih tipis, atau memiliki darah lebih sedikit dibanding yang lainnya. Selain itu tisu selaput dara bisa robek karena hal lainnya, seperti aktivitas fisik seperti olahraga, onani dan lainnya. Oleh karenanya menggunakan ukuran selaput dara sebagai penentu apakah si wanita pernah melakukan hubungan seksual adalah tidak masuk akal”.

6—Jangan lupakan Foreplay

“Ketika akan berhubungan intim, seringkali kita mengacuhkan banyak hal dan langsung menuju sasaran. Jangan begitu! Karena semakin aktifnya kamu melakukan pemanasan sebelum melakukan hubungan (Seperti mencium dan menyentuh), semakin besar kemungkinan bagi anda dan pasangan mencapai orgasme”.

“Cara kerja saluran vagina, jika terangsang, maka akan menggelembung, yang akan menjadi terbuka dan memudahkan penetrasi. Jikalau tanpa foreplay (pemanasan), maka proses penetrasi akan menyakitkan. Selain itu foreplay juga berefek positif bagi pria, akan membuat ereksi lebih kuat”.

7—Orgasme bukanlah tujuan

“Memang orgasme merupakan hal fantastis, namun itu bukanlah tujuan utama. Mengetahui kesukaan pasangan dan hal yang tidak ia sukai merupakan hal yang menyenangkan. Bisa jadi merupakan proses memakan waktu bulanan hingga tahunan untuk memahami apa yang membuat pasangan cepat orgasme, jadi bersabarlah untuk hal ini”.

8—Bagi pria, mungkin anda akan terburu-buru

Kaum wanita bisa jadi tidak akan mengalami orgasme di saat pertama, sedangkan tidak bagi pria. Dan hal itu merupakan hal wajar dan normal. Dan lambat laun, anda akan belajar mengendalikan diri. Adalah baik untuk mengetahui kebutuhan pasangan, jangan terlalu khawatir jikalau anda terlalu cepat bahkan super cepat. Janganlah panik, alihkan lah perhatian untuk menyenangkan pasangan anda”.

9—Jangan takut jika anda menderita disfungsi ereksi

“Hal ini bukan berarti anda payah di tempat tidur. Hal bisa terjadi pada setiap pria dan berbagai usia, dan tekanan dan kegugupan merupakan hal yang memicunya. Jikalau anda mengalami masalah ini, maka tarik nafas panjang, maka ingatkan diri anda bahwa hal ini adalah normal, maka cobalah alihkan perhatian pada hal yang dapat membantu anda”.

10—Hubungan seks dengan pasangan berbeda dengan porno

Diharapkan anda tidak pernah mengalami pornografi. Namun jikalau pernah, maka ketahuilah kehidupan seks sebenarnya tidak sama seperti yang anda tonton di film-film itu.

11—Beritahu pasangan kapan anda ingin memulai sebuah keluarga

Ingat satu hal, tidaklah buruk jikalau anda komunikasikan kepada suami atau istri sebelum malam pertama mengenai sejumlah hal, seperti halnya apakah anda akan segera memulai keluarga. Karena membicarakan hal ini merupakan masalah yang tidak kalah pentingnya.

12—Jangan terlalu risau jikalau malam pertama tidak sesuai harapan

Apabila anda mengalami momen baik ataupun tidak baik di malam pertama, maka janganlah terlalu dikhawatirkan. Yang pasti lakukan sebaik mungkin di malam pertama, namun jangan menjadikannya hal berat, sehingga akhirnya anda tidak dapat menikmatinya. Santai dan sabar, dan sedikit gugup merupakan hal biasa.

Baca juga cara shalat sunnah malam pengantin dan doa malam pertama.

Apabila anda memiliki bermanfaat saran mengenai yang sebaiknya dilakukan pada seks pertama kalinya dan di malam pengantin, maka silahkan bagikan kepada kami dengan menulisnya di area komentar. Dan yang pasti selalu berdoa kepada Allah agar diberi perlindungan, petunjuk, keberuntungan dan kebaikan dunia dan akhirat.

Tinggalkan komentar