Advertisements

5 Muslimah Luar Biasa Tercatat Dalam Sejarah Islam

Kontribusi para wanita dalam Islam tidak terbantahkan. Sebagian Muslimah memainkan peranan amat penting dan berstatus sangat mulia di dalam Islam, oleh karenanya mereka sering dijadikan rujukan dan amat dihargai dalam buku-buku sejarah Islam.

Nabi (Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam) bersabda.

“Perempuan termulia di dunia ada empat, yaitu Maryam binti ‘Imran, Aasiyah istri Fir’aun, Khadijah binti Khuwailid dan Fatimah binti Muhammad”. [Sahih Al Tirmidhi].

Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam juga menyebutkan wanita kelima dan dia adalah Aisyah, sabdanya.

“Keutamaan Aisyah atas semua wanita seperti keutamaan tsarid atas segala makanan”. [HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431)].

Ini adalah para wanita Muslimah luar biasa dalam sejarah Islam yang kami ulas untuk dipelajari. Siapakah para Muslimah ini dan kenapa mereka luar biasa? Silahkan langsung dibaca.

1. Khadijah Bint Khuwaylid

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

“Wanita terbaik adalah Khadijah binti Khuwailid, dan wanita terbaik adalah Maryam binti ‘Imran (Virgin Mary)”. [Al-Tirmidhi (Sahih)].

Khadijah merupakan isteri pertama Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam, beliau merupakan saudagar kaya raya dan amat sukses mengelola perniagaan yang diwarisi ayahnya. Meski dengan kekayaan berlimpah, beliau selalu ringan tangan membantu fakir miskin dan memastikan mereka tertopang. Khadijah amat pantas jika dinobatkan sebagai penyokong terbaik Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Beliau selalu ada untuk nabi, terutama di saat turun wahyu pertama kali. Beliau mendampinginya, meskipun banyak orang merintangi dakwah Islam dimasa awal.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam memberikan gambaran amat jelas mengenai perjuangan dan pengorbanan besar Khadijah.

“Dia (Khadijah) beriman kepadaku di saat orang-orang mengingkari. Ia membenarkanku di saat orang mendustakan. Dan ia membantuku dengan hartanya ketika orang-orang tiada mau”. [HR. Ahmad].

Dimasa-masa itu, Khadijah melalui penderitaan dan menelan pahitnya tekanan demi mendukung dakwah suami tercinta. Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam tidak pernah melupakan jasa besar Khadijah yang diberikan tulus padanya dan keteguhan imannya.

Bahkan setelah lama kepergiannya, ingatan manis akan Khadijah tidak pernah sirna didiri Rasulullah hingga membuat Aisyah merasa cemburu.

Aisyah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Belum pernah aku cemburu kepada istri-istri nabi lainnya kecuali kepada Khadijah, padahal aku belum pernah bertemu dengannya.” Ia melanjutkan setiap kali Rasulullah menyembelih seekor kambing beliau berkata ”Kirimlah daging ini kepada teman-teman Khadijah!” Pada suatu hari aku membuat beliau marah. Aku berkata:”Khadijah?”
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata:”Sesungguhnya aku telah dianugerahi rasa cinta kepadanya.” [HR. Muslim].

2. Aisha Binti Abu Bakar

Aisha merupakan isteri Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam, dan puteri Abu Bakar As-Siddiq. Beliau adalah Ummul Mukminin yang mungkin paling tersohor namanya dan selain itu menorehkan diri sebagai Ulama luar biasa khususnya dalam Hadits dan Fiqh.

Amat banyak riwayat Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang berasal dari Aisyah dikarenakan kedekatan dan pemahaman kuat akan Al Qur’an dan Islam.

Suatu kali Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam ditanya: “Oh Rasulullah, siapa diantara manusia yang paling kau sayangi?” Beliau menjawab: “Aisyah”. Para Sahabat kemudian bertanya lagi, “Lalu siapa pria yang paling kau sayangi?”. Rasulullah menjawab: “Ayahnya”. [Sahih Muslim].

Banyak dari para Sahabat yang menemui Aisyah untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan Aqidah. Intelektualitas dan kecerdasan berpikirnya sudah seharusnya menjadi acuan bagi para wanita. Status Aisyah yang penuh prestasi meluluh-lantahkan stereotip bahwa hanya kaum pria yang dapat menjadi ulama di dalam Islam.

3. Maryam Binti Imran

Maryam, adalah ibu nabi Isa Alaihi Sallam, merupakan salah satu wanita utama dan tidak jarang dijadikan rujukan sebagai wanita terbaik di dalam Islam.

Kisahnya dihadirkan cukup detail oleh Al Qur’an dan bahkan satu surat Al Qur’an bernama dirinya.

Al Qur’an menerangi kita mengenai kisah sebelum kelahiran Maryam, dimana kita dapati ibunya berdoa agar diberi seorang anak yang soleh.

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk”. [Al Quran 3:36].

Dan terang sekali kita dapati bahwa Maryam mendedikasikan hidupnya untuk beribadah kepada Allah. Kesalehan dirinya yang amat suci terus dihidupkan oleh Al Qur’an dalam sejumlah peristiwa lainnya.

تَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. [Quran 3:37].

وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ

Tinggalkan komentar