Adab Agar Doa Terkabul

Kata doa berarti permintaan atau permohonan. Dalam istilah Islam dua merupakan tindakan memohon. Yakni upaya meminta dalam keadaan memohon kepada Allah dan berkomunikasi dengan-Nya. Doa merupakan jembatan komunikasi antara Sang Maha Pencipta dengan makhluk ciptaan-Nya yakni manusia.

Doa merupakan salah satu ibadah paling kuat dan efektif bagi manusia untuk berhubungan dengan Allah. Doa disebut sebagai “senjatanya orang beriman”. Dan terdapat beberapa hal yang harus dipenuhi agar doa diterima, yakni adab dan etika dalam berdoa.

Adab agar doa terkabul serta etika berdoa

Selain mengetahui waktu terbaik untuk berdoa kita juga harus tahu adabnya. Maka inilah adab dan etika agar doa kita diterima Allah dengan memenuhi seluruh adab berdoa maka Insya Allah semua doa-doa kita akan terjawab…..Aaamiiin Allahuma Aaamiiin.

1. Memiliki Iman

Seseorang yang memanjatkan doa harus memiliki iman kepada ketauhidan Allah dan tulus meminta hanya kepada Allah saja. Doa merupakan ibadah langsung, dan tidak melalui media apapun, bagi mereka yang berdoa kepada selain Allah atau menyandingkannya dengan Allah maka termasuk kedalam tindakan Syirik. Seperti yang tertulis dalam Al Qur’an.

اِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَاِيَّاكَ نَسۡتَعِيۡنُؕ‏

Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (Quran 1:5).

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ‌ۚ وَذَٲلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. [Quran 98:5].

2. Pujilah Allah

Saat berdoa dengan menyebut Nama-Nama-Nya yang Indah. Seperti diberitahukan dalam Al Qur’an.

وَلِلّٰهِ الۡاَسۡمَآءُ الۡحُسۡنٰى فَادۡعُوۡهُ بِهَا‌ وَذَرُوا الَّذِيۡنَ يُلۡحِدُوۡنَ فِىۡۤ اَسۡمَآٮِٕهٖ‌ ؕ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ‏

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. [Quran 7:180].

3. Jangan terburu-buru saat berdoa

Jangan tergesa dan terburu ketika memanjatkan doa. Sebagaimana Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam sabdakan disaat melihat seseorang memanjatkan doa, “Oh Allah, ampunilah aku dan maafkan aku.” Maka, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

“Kamu terburu-buru. Ketika berdoa, pujilah Allah, dan mintalah Allah agar meneguhkan niatku, kemudian berdoalah kepada Allah.”

Ibn Mas’ud(RA) berkata, ‘Allah tidak menerima Doa dari orang congkak, orang yang berlagak dan tidak khusyuk. (Dia Menerima doa) dari seseorang yang memuji dan memintanya dengan tulus.’

4. Bertaubat dari semua dosa

Bertaubatlah dari semua dosa yang pernah dilakukan sebelum memanjatkan doa dan dengan tulus memohon maaf-Nya. Baca pula cara Shalat Taubat dan doa Taubat.

5. Bertawakal dalam doa

Salah satu dari hal paling esensi yang dibutuhkan untuk diterimanya doa adalah bertawakal dalam Doa.

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam bersabda.

“Mintalah kepada Allah dengan yakni bahwa Dia akan mengabulkannya, dan ketahuilah bahwa Allah tidak menerima permohonan dari hati yang tidak tulus.” (at‐Tirmidzi).

Agar doa diterima maka kita harus ketahui mengenai apa yang anda pinta dan memiliki keyakinan penuh saat memintanya. Doa seharusnya seperti mintanya seorang anak dan menangis hingga doa diterima.

5. Jangan memutuskan silaturahmi

Abu Hurairah melaporkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Shahbihi Wa Sallam bersabda:

“Doa seseorang akan dijawab, kecuali jika mereka berdoa untuk dosa dan memutuskan hubungan silaturahmi.”

6. Badan dan pakaian yang bersih saat berdoa

Pastikan sebelum anda berdoa tubuh dan pakaian dalam keadaan bersih dikarenakan Allah Ta’ala suka akan kebersihan.

7. Menghadap Kiblat

Amat dianjurkan ketika berdoa menghadap Kiblat dan bersujud dikarenakan saat itulah seorang hamba paling dekat dengan Allah. Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

“أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ”

“Seorang hamba berada paling dekat dengan Tuhannya disaat ia sujud. Maka perbanyaklah berdoa saat bersujud.” [Sahih Muslim 482].

8. Membaca Shalawat

Amat sangat dianjurkan agar membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam disaat awal dan akhir doa agar doanya lebih berat timbangannya, karena doa dengan bershalawat akan selalu diterima oleh Allah Azza Wa Jalla.

“Sesungguhnya, doa berhenti antara langit dan bumi. Tak akan dapat naik kecuali dirimu mengirimkan Shalawat terhadap nabimu.” (Tirmidzi).

9. Dalam keadaan suci dan hati tulus

Allah Almighty Maha Tahu maka berdoalah dalam keadaan suci dan hati yang tulus karena Dia Maha Mengetahui niatmu dan apa isi doamu. Niat amatlah penting sebagai faktor diterimanya doa.

10. Berprasangka baik

Selalu berprasangka baik bahwa Allah Azza Wa Jalla akan menjawab doa kita.

Semoga Allah selalu menjawab doa-doa kita dan mengampuni seluruh salah dan dosa kita dan menyelamatkan kita baik di dunia dan di akhirat….Aaamiiin Allahuma Aaamiiin. Dan itulah seluruh posting tentang adab agar doa terkabul Allah Ta’ala. Silahkan beritahukan kepada keluarga, teman, saudara, dan kerabat tentang artikel ini dan sampai jumpa lagi di artikel-artikel Dakwah Islam dari AiTarus.Com berikutnya di masa depan.

Tinggalkan komentar