Apakah Perbedaan Antara Shalat Subuh Dan Shalat Fajar?

Sering kita mendengar Shalat Subuh dan Shalat Fajar, sehingga kita bertanya apakah perbedaan dari kedua Shalat ini apakah ada Shalat yang bernama Fajar? Silahkan dipelajari untuk menambah wawasan.

Pertanyaan:

Apakah Sholat Subuh dan Shalat Fajar berbeda atau sama?

Jawaban:

Segala puja dan puji hanya kepada Allah Ta’ala.

Sholat Fajar adalah Sholat Subuh, tidak ada perbedaan antara keduanya. Terdiri dari dua rakaat. Mulai melaksanakan shalat ini dimulai saat Subuh dimulai hingga berakhir saat matahari terbit. Dan Sholat yang ditunaikan sebelumnya, terdiri dari dua rakaat, dikenal dengan nama Shalat Sunnah Subuh atau dua rakaat sebelum Fajar (Baca sholat Rawatib).

Silahkan baca juga jadwal Shalat Subuh.

Penamaan Shalat Subuh dan Shalat Fajar digunakan untuk sholat ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim (656) dari ‘Abdul Rahman bin Abi ‘Amrah yang mengatakan: “Usman bin ‘Affan memasuki Masjid setelah shalat Maghrib dan kemudian duduk. Saya duduk disampingnya dan ia berkata: “Oh anak saudaraku, saya mendengar Rasulullah (SAW) berkata: “Barangsiapa yang shalat ‘Isya, maka seperti halnya ia menghabiskan setengah malam untuk shalat, dan barangsiapa yang Shalat Subuh (Fajar), maka sepertinya halnya ia melakukan shalat seluruh malam.”

Al-Bukhari (556) dan Muslim (608) meriwayatkan bahwa Abu Hurairah (RA) berkata: Rasulullah (SAW) berkata: “Jikalau salah seorang dari kalian melakukan Shalat Ashar sebelum matahari terbenam, maka sebaiknya diselesaikan, jikalau ia melaksanakan Subuh sebelum matahari terbit, maka biarkanlah ia menunaikannya.”

Mengenai menyebutnya sebagai Sholat Fajar, Muslim (670) meriwayatkan dari Jabir Bin Samurah bahwa Nabi SAW menunaikan Shalat Fajar, maka ia akan duduk di tempat dimana ia sholat tad hingga matahari terbit.

Dan Bukhaari (891) dan Muslim (880) meriwayatkan bahwa Abu Hurairah (R.A) mengatakan: Nabi SAW biasa membacakan pada Shalat Jum’at dan Fajar adalah, “Alif‑Laam‑Meem, Turunnya Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya, (adalah) dari Tuhan semesta alam… ” [Surat al-Sajdah, ayat. 32].

Dan Bukhaari (555) dan Muslim (632) meriwayatkan bahwa Abu Hurairah (RA) bahwa Rasulullah (SAW) mengatakan: “Para malaikat datang padamu saat pergantian malam dan siang, dan mereka menjumpai sholat Fajar dan shalat Ashar, dan siapapun yang tinggal saat naik dan Dia (Allah) bertanya kepada mereka, meskipun Allah Maha Benar, “Bagaimana kamu meninggalkan hamba-hambaKu?” Mereka menjawab: “Kami meninggalkan mereka ketika mereka tengah shalat dan kami mendatangi mereka saat mereka shalat.”

Allahu a’lam Bishawab.

Tinggalkan komentar