Advertisements

Aturan Islam Menggunakan Kartu Kredit Untuk Membangun Skor Kredit

Pertanyaan

Saya seorang siswa internasional di Amerika. Pertanyaan saya adalah, bisakah saya menggunakan kartu kredit dengan tujuan membangun skor kredit? Di sini skor kredit yang baik adalah faktor utama dalam penghitungan premi asuransi, misalnya asuransi mobil dan asuransi kesehatan, dll.

Tanpa skor kredit apa pun, perusahaan asuransi membebankan biaya dua kali atau tiga kali lipat jumlahnya dengan tingkat manfaat yang sama. Saya berbicara tentang skema asuransi minimum yang harus kita beli untuk mendapatkan izin mengemudi yang sah.

Memiliki skor kredit yang baik tidak akan memberi kita manfaat asuransi tambahan selain membayar jumlah yang sama dengan mereka yang memiliki skor kredit yang baik. Untuk memperjelas situasi saya lebih lanjut, saya tidak memerlukan kartu kredit untuk alasan lain karena saya belum menggunakannya (ini adalah tahun ketiga saya di AS). 

Aturan Islam Menggunakan Kartu Kredit Untuk Membangun Skor Kredit

Jawaban
Alhamdulillah.

Kartu kredit dapat digunakan jika bebas dari kondisi berikut:

  • Penetapan bunga atau denda yang harus dibayarkan jika terjadi keterlambatan pembayaran
  • Mengisi biaya untuk mengeluarkan kartu kredit non-dibayar di muka yang lebih besar dari biaya sebenarnya
  • Mengisi persentase penarikan jika kartu ini tidak dibayar di muka. Diperbolehkan untuk membebankan biaya aktual saja; apapun yang lebih dari itu adalah riba (riba).
  • Membeli emas, perak, dan mata uang dengan kartu non-prabayar.

Jika kartu kredit bebas dari kondisi yang disebutkan di atas, tetapi ada ketentuan hukuman jika terjadi keterlambatan pembayaran, maka beberapa ulama menganggapnya diperbolehkan untuk menggunakan kartu tersebut di Barat.

Ketika tidak mungkin untuk melakukan beberapa transaksi tanpa kartu kredit. Maka kami mengajukan pertanyaan berikut kepada Syaikh Muhammad ibn Saalih al-‘Uthaymeen (semoga Allah merahmatinya):

Kartu kredit termasuk kondisi berbasis riba di mana jika saya menunda pembayaran, mereka akan memberikan saya penalti, tetapi kini saya tinggal di Amerika tidak mungkin bagi saya untuk menyewa mobil atau toko atau memanfaatkan banyak layanan publik tanpa bantuan kartu kredit, dan jika saya tidak menggunakan kartu kredit saya akan mengalami kesulitan yang tak tertahankan. Jika saya berkomitmen untuk melunasi pada waktu tertentu, sehingga saya tidak perlu membayar bunga, apakah itu memungkinkan bagi saya untuk menggunakan kartu ini dalam situasi sulit di mana saya tinggal?

Dia menjawab sebagai berikut:

Jika kebutuhannya mendesak, dan kemungkinan keterlambatan pembayaran sangat kecil (sehingga tidak terkena denda), maka dibolehkan untuk menggunakan kartu kredit anda.

Pertanyaan: apakah ketentuan bunga (riba) membuat kontrak tidak valid atau tidak?

Jawab: Jika ada kondisi atau syarat tidak diinginkan dalam kontrak kartu kredit, hal itu tidak membuat kontrak menjadi tidak valid karena beberapa alasan:

  • Kebutuhan
  • Karena si pemegang kartu kredit yakni orang yang menandatangani kontrak, sangat yakin bahwa dirinya akan membayar tepat waktu sehingga tidak akan terkena denda.

Karena individu berpikir kemungkinan besar dia akan membayar tepat waktu, dan kondisinya tidak akan terjadi (dia tidak akan menunda pembayaran).

Dan jika pemegang kartu kredit yakin akan membayar tagihan tepat waktu – dan poin terakhir ini adalah yang paling penting – Diharapkan si pemegang kartu kredit berusaha sekeras mungkin agar jangan sampai terjadi penundaan pembayaran tagihan. Oleh karenanya hutang tagihan kartu kredit seharusnya dijadikan prioritas. Allahu a’llam Bisswab.

Namun apabila anda tidak memiliki kebutuhan yang mendesak maka tidak perlu menggunakan kartu kredit,  dan Insya Allah anda akan mendapat rahmat dari Allah karena menjauhi riba.

Jika memang anda tidak memiliki kebutuhan mendesak, maka Anda tidak diperbolehkan memakai kartu kredit atau menggunakannya untuk membangun skor kredit yang baik sehingga mengurangi pembayaran asuransi.

Kebutuhan anda dapat dipenuhi dengan membelanjakan uang (ekstra), dan uang dapat dihabiskan untuk melindungi komitmen keagamaan seseorang.

Selama seseorang tidak dihadapkan pada kesulitan yang ekstrem atau amat besar yang membuat dirinya tidak dapat menghindari kecuali dengan menggunakan kartu kredit, maka tidak diperbolehkan baginya untuk menggunakan kartu kredit, terutama jika kartu kredit anda mengharuskan anda membayar lebih dari yang anda terima (akumulasi biaya bunga yang dijumlah dengan biaya sebenarnya), yang adalah sebagai riba.

Karena menerbitkan atau meningkatkan limit kartu, atau melakukan penarikan, semua itu adalah riba dan hal itu tidak diizinkan kecuali dalam kasus-kasus benar-benar butuh.

Lebih baik anda menggunakan kartu prabayar, maka tidak ada yang salah dengan kartu ini, karena ia bukan pinjaman dan tidak melibatkan kondisi berbasis riba, dan tidak ada yang salah dengan membayar biaya untuk itu.

Kartu prabayar juga dapat digunakan untuk membangun skor kredit yang baik dan akan membantu mengurangi premi asuransi; dengan cara ini Anda dapat mencapai apa yang Anda inginkan tanpa melakukan apa pun yang melanggar hukum Syariat Islam.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan silahkan beritahukan kepada keluarga, saudara, kerabat dan teman yang mungkin membutuhkan informasi ini.

Dan Allah tahu yang terbaik.

Tinggalkan komentar