Bacaan Ayat Kursi (Bahasa Arab, Latin Dan Penjelasannya)

Ayat Kursi
  • Advertisements

  • Ini adalah bacaan Ayat Kursi yang mungkin amat populer ditelinga sebagai ayat untuk mengusir bahkan menakuti setan, karena sejak kecil saya terbiasa mendengar hal itu di lingkungan tempat saya tinggal belum lagi keberadaan film-film bertema hantu yang seringkali menampilkan kalahnya setan ketika dibacakan bacaan Ayat Kursi.

    Namun apakah benar Ayat Kursi memang diperuntukan untuk menakuti dan mengusir setan, hantu dan makhluk-makhluk tidak kasat mata lainnya?

    Jawaban untuk itu semua akan dibahas dan diulas lengkap disini berikut kami menyediakan bacaan Ayat Kursi dalam bahasa Arab, bahasa latin beserta artinya.

    Ayat Kursi atau ʾāyatul kursī (آية الكرسى) akrab juga dikenal sebagai Ayat Singgasana dan merupakan ayat ke-255 yang ditemui dalam Surat Al Baqarah, yakni Surat kedua dalam Al Qur’an.

    Menurut seorang sahabat, Ubay bin Kaab yang merupakan salah satu dari empat guru membaca Al Qur’an yang direkomendasikan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengatakan bahwa Ayat Kursi amatlah mulia. Mungkin dikarenakan pada ayat ini kita dapati penjelasan mengenai keesaan sekaligus kekuasaan mutlak dari Allah Azza Wa Jalla.

    Kandungan kalimat dalam ayat Kursi sepenuhnya mengenai keutamaan Allah Azza Wa Jalla dimana terdapat kekuasaan yang terus hidup, mencipta dan hanya Dia-lah yang harus disembah tiada sekutu bagi-Nya.

    Cukup dengan memahami ayat Kursi sebenarnya akan menyadarkan kita—sebagai Muslim—bahwa hanya Allah saja yang patut disembah dan hanya Allah-lah yang mencipta dan mengatur segalanya. Ini adalah penjelasan Tauhid yang komprehensif.

    عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِي أَيُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ قَالَ قُلْتُ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ قَالَ فَضَرَبَ فِي صَدْرِي وَقَالَ وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ

    صحيح مسلم كتاب صلاة المسافرين وقصرها باب فضل سورة الكهف وآية الكرسي

    Ubayy ibn Ka’b berkata: Rasulullah, Shallallahu Alaihi Wa Sallam, bersabda, “Oh Abu Mundhir, apakah dirimu tahu ayat terbaik dari kitab Allah?” Aku membacakan ayat Singgasana,” Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya).” (2:255). Nabi (Shallallahu Alaihi Wa Sallam) menepuk pundakku, dan berkata, “Demi Allah, Abu Mundhir, berbahagialah dengan pengetahuan ini!” (Ṣaḥīḥ Muslim 810).

    Bacaan Ayat Kursi

    Banyak dari kaum Muslim paham betul keutamaan dan kemuliaan dari ayat Kursi dalam Al Qur’an. Kita semua diajarkan untuk membacanya disaat kita merasa takut, kehilangan, bahagia bahkan juga bersyukur. Selain hadits diatas kita pula mendapati beragam Hadits yang menjelaskan keutamaan dari ayat Kursi.

    Dan umumnya kaum Muslim hafal ayat Kursi, dikarenakan kedahsyatan kandungannya. Dalam ayat Kursi terdapat penegasan arti dari pesan kuat Tauhid dan menggambarkan atribut terbesar dari Allah Ta’ala. Dan merupakan penjelasan untuk menambah iman kita, karena hal-hal yang berhubungan dengan Allah merupakan urutan pertama dalam rukun Iman.

    Bacaan ayat kursi bahasa Arab

    اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

    Bacaan Ayat Kursi bahasa Latin

    “Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.”

    Terjemahan Arti Ayat Kursi

    “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.”

    Penjelasan mengenai Ayat Kursi

    Berikut ini kami akan mengupas secara detail kenapa Ayat Kursi begitu istimewa.

    1—Tiada tuhan yang pantas disembah selain Allah, yang terus hidup kekal mengurus makhluk-Nya

    Di awal ayat ini kita bersaksi mengenai Tauhid dari Allah Azza Wa Jalla, dan tiada yang pantas disembah kecuali Allah. Dan hal ini merupakan hal paling esensi dari iman seorang Muslim. Dan Allah-lah satu-satunya yang mengurus, Dia kekal, tidak ada yang berakhir tanpa kehendak-Nya dan hanya pada-Nya semua tercukupkan bagi seluruh alam semesta.

    Disaat kita membaca ayat ini, akan memahami maksudnya baik dari hati dan akal, kita menerima kekuasaan-Nya dan kemampuan-Nya terhadap segala sesuatu.

    2—Yang tidak mengantuk dan tidak pula tertidur

    Allah Azza Wa Jalla Maha Mengetahui terhadap setiap hal yang terjadi di dunia dan bahkan diseluruh alam semesta. Dia tidak sembrono dan tidak pula tidak tahu. Tidak ada rasa kantuk yang menguasai-Nya dan tidak pula tertidur dan pengetahuan-Nya sempurna dan tiada hal apapun yang luput dari-Nya.

    3—Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi

    Kita hidup didunia moderen dimana pencapaian teknologi sudah amat tinggi dimana sebelumnya hanya dianggap khayalan, namun semua itu tidak ada artinya dibanding Allah Azza Wa Jalla. Kekuasaan-Nya melampaui jauh diatas semua yang kita khayalan, meskipun khayalan yang terjauh sekaligus.

    Segala hal yang ada di langit dan disetiap pojok bumi adalah milik dari Allah Azza Wa Jalla. Termasuk didalamnya adalah manusia yang artinya kita dibawah kuasa Allah, sebagai Tuhan Maha Kuasa. Dan pada akhirnya kita akan kembali kepada-Nya.

    4—Tiada yang dapat menjadi perantara kepadanya kecuali dengan izin-Nya

    Ayat Kursi menegaskan dan menekankan kebesaran, keagungan dan kebaikan Allah Azza Wa Jalla dan tiada yang dapat campur-tangan terhadap kehendak Allah, kecuali atas izin-Nya. Maka sebagai hamba-Nya, kita hanya menyembah-Nya, dan tidak pula berharap terhadap selain-Nya.

    5—Dia mengetahui apa yang tengah terjadi, sebelum terjadi dan yang akan terjadi dimasa datang

    Allah Azza Wa Jalla memiliki pengetahuan sempurna mengenai apa yang terjadi di masa lalu, dan apa yang tengah terjadi di dunia, berikut apa yang akan terjadi hingga nanti di akhirat. Bahkan tiada satu daun pun yang jatuh dari pohon tanpa sepengetahuan-Nya. Kebijaksanaan tidak dapat digambarkan dan mutlak mengetahui segalanya dan tidak pernah lupa meski sekali pun.

    6—Kursi-Nya melampaui Langit dan Bumi

    Kemuliaan Ayat Kursi dengan jelas dinyatakan dalam Hadits dimana Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam bersabda.

    ﻣَﺎ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕُ ﺍﻟﺴَّﺒْﻊُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻜُﺮْﺳِﻲِّ ﺇِﻻَّ ﻛَﺤَﻠَﻘَﺔٍ ﻣُﻠْﻘَﺎﺓٍ ﺑِﺄَﺭْﺽِ ﻓَﻼَﺓٍ ﻭَﻓَﻀْﻞُ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵِ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻜُﺮْﺳِﻲِّ ﻛَﻔَﻀْﻞِ ﺗِﻠْﻚَ ﺍﻟْﻔَﻼَﺓِ ﻋَﻠَﻰ ﺗِﻠْﻚَ ﺍﻟْﺤَﻠَﻘَﺔِ

    ““Tidaklah tujuh langit dibandingkan kursi (Allah) kecuali seperti cincin yang dilemparkan di tanah lapang dan besarnya ‘Arsy dibandingkan kursi adalah seperti tanah lapang dibandingkan dengan cincin .” [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Shaybah (Al-‘Arsh, 58), dan oleh Al-Baihaqi (Al-Asmaa’ was-Sifaat, 862).

    Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatur seluruh alam semesta dengan sempurna tanpa sekalipun merasakan letih atau merasa terbebani. Namun hanyalah perkara sepele saja bagi-Nya. Segalanya tampak berarti bagi kita namun hanyalah perkara sepele bagi-Nya yang Maha Kuasa terhadap segala sesuatu, dan Dia pantas untuk dipuja dan tentu juga disembah.

    Keutamaan Ayat Kursi

    Ayat Kursi merupakan sebuah ayat dalam Surat Al Baqarah, di ayat 255. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda bahwa Ayat Kursi merupakan ayat paling mulia dan terpenting dalam Al Qur’an. Dan merupakan salah satu dari empat ayat Qur’an yang terlampir di Arsyi (Singgasana Allah).

    Keutamaan Ayat Kursi dijelaskan oleh sahabat mulia, Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu Anhu, “Pemimpin seluruh ayat Al Qur’an Karim adalah Ayat Kursi.”

    Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca 4 ayat pertama dari Surat Al Baqarah, kemudian Ayatul Kursi dan kemudian 3 ayat terakhir dari Surat Al Baqarah akan ditimpa masalah apapun pada hartanya, Syaitan tidak akan mendekatinya dan tidak akan melupakan Al Qur’an Al Karim”.

    Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu bersabda, “Allah Maha Agung tidak menciptakan apapun baik di langit atau di bumi, di Surga atau di Jahanam, yang lebih agung di bandingkan Ayat Kursi.” Hazrat Ibn Masood (R.A) juga menyebutkan bahwa tidak ada tempat baik di langit ataupun di bumi yang lebih mulia dibandingkan Ayat Kursi.

    Keutamaan membaca Ayat Kursi

    Dibawah ini merupakan sejumlah manfaat dan keutamaan membaca Ayat Kursi bagi setiap umat Islam yang ingin atau butuh untuk mengetahuinya.

    • Bagi yang membaca Ayat Kursi setiap pagi maka akan dilindungi, diselamatkan oleh Allah hingga malam.
    • Jikalau seseorang membacanya sekali, ketika ingin keluar rumah, maka Allah Maha Kuasa akan mengirimkan sekelompok malaikat untuk mengiringinya dan melindunginya. Jika membacanya dua kali, maka dua kelompok malaikat akan mengiringi dan melindunginya. Dan jikalau dibaca sebanyak tiga kali, maka bersabda kepada para malaikat agar tidak perlu khawatir karena Allah sendiri yang akan menjaganya.
    • Allah Maha Kuasa pernah berfirman kepada Musa Alaihi Sallam, “Jikalau seseorang membacanya setiap Shalat, maka Allah akan membuatnya hatinya selalu bersyukur, akan memberinya pahala para nabi dan amalnya akan dilipat-gandakan dan tiada yang akan mencegahnya masuk surga kecuali kematian.
    • Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, “Hal-hal ini akan meningkatkan daya ingat: gula, daging binatang yang dipotong menurut ajaran Islam yakni di area leher, miju-miju, roti dingin dan membaca Ayat Kursi.”
    • Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda, “Jikalau seseorang membaca Ayat Kursi sebelum tidur, maka Allah akan mengutus Malaikat untuk menjaga dan melindunginya”.
    • Seorang yang membaca Ayat Kursi setiap Shalat, maka Shalatnya akan diterima, dan orang tersebut akan diselamatkan oleh Allah Azza Wa Jalla dan Allah akan melindunginya.
    • Sering membaca Ayat Kursi akan memudahkan di saat Sakaratul Maut.
    • Ketika seseorang sendirian di rumah, membaca Ayat Kursi akan membuatnya tetap tenang dan tidak akan merasa takut.

    Al Qur’an Al Karim merupakan pedoman dan aturan sempurna bagi hidup manusia, merupakan aturan yang kebanyakan dari kita cenderung untuk melupakannya demi kepentingan dan kenikmatan dunia.

    Seharusnya kita mengikuti seluruh bimbingan yang disebutkan dalam Al Qur’an Al Karim. Setiap pribadi Muslim seharusnya mengingat Ayat Kursi dan membacanya sebanyak mungkin. Ayat Kursi merupakan salah satu dari sekian banyak berkah yang Allah Ta’ala berikan agar kita tetap jauh dari semua kejahatan dunia. Maka mulailah membaca Ayat Kursi dimulai dari sekarang. Itulah keseluruhan dari keutamaan membaca Ayat Kursi.

    Akhirul Kalam

    Demikianlah pembahasan mengenai bacaan Ayat Kursi, keutamaannya dan beserta penjelasan dari maksud Ayat Kursi yang merupakan ayat termulia di dalam Al Qur’an yang sudah sepantasnya kita sebagai umat Muslim (Baca juga rukun Islam) memahami dan pula menghafalnya. Dan terima kasih sudah membaca artikel ini dan semoga bermanfaat. Seperti biasa sampai jumpa lagi di artikel-artikel Dakwah Islam oleh AiTarus.Com berikutnya di masa datang.

    Tinggalkan komentar