Bagaimana Sih Cara Bertemu Nabi Dalam Mimpi?

Bagaimana sih caranya agar dapat mimpi ketemu Nabi? Jika begitu maka silahkan baca keseluruhan artikel ini yang berisi cara agar dapat bertemu Nabi dalam mimpi anda, Insya Allah….Aaamiiin Allahuma Aaamiiin.

Sebagai umatnya, adalah kebahagian luar biasa apabila kita dapat berjumpa dengan junjungan kita nabi besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam, dan mungkin keinginan dan harapan untuk bertemu dengan Nabi ada di hati setiap umat Islam.

Saya, anda, keluarga dan semua ingin mendapat anugrah bertemu dengan Rasulullah dalam mimpi meski hanya sekali. Namun begitu, dan sayang sekali, tidak ada aturan atau semacam formula khusus yang memang didesain untuk kita agar dapat mimpi bertemu dengan Nabi.

Namun begitu, sering kali kita dengar banyak orang yang memberikan kesaksian bahwa mereka disambangi oleh Nabi dalam mimpinya. Tentu kita merasa bahagia terhadap mereka yang mendapatkan anugerah itu sekaligus merasa iri kenapa kita tidak mendapatkan hal yang sama?

Mereka yang mengaku bermimpi bertemu dengan Nabi umumnya orang yang konsisten beribadah, orang yang ikhlas bersedekah, dai dan orang yang memang mengikuti Sunnahnya. Dari sini kita mendapatkan “bocoran” bahwa menjadi seperti itulah maka mendapatkan kesempatan besar untuk bertemu Nabi di alam mimpi. Namun bukan berarti bahwa itu adalah formula pasti, hanya kemungkinan besar jika kita mengikuti sunnahnya dan beribadah dengan Ikhlas maka Insya Allah kita akan menjumpainya di alam mimpi.

Bagaimana sih cara agar mimpi bertemu Nabi?

Agar dapat mimpi ketemu Nabi yaitu dengan cara melakukan hal-hal yang disukainya, adapun hal-hal itu adalah sebagai berikut penjelasannya.

Mengikuti Sunnahnya, yaitu dengan.

1—Beribadah karena hanya mengharapkan Ridho Allah

Ibadah kita harus didasari dengan harapan kepada Ridho Allah, baik itu ibadah wajib maupun sunnah. Karena hal itu amat ditekankan seperti dalam ayat berikut ini.

وَمَنْ يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

“Dan barangsiapa yang berbuat demikian (yaitu: memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia) karena mencari keridhoan Allâh, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar”. [An-Nisa’/4: 114].

Jika kita beribadah dengan ikhlas hanya mengharap Ridho Allah, maka hal ini akan meningkatkan ketakwaan kita dan tentu saja orang yang semakin besar takwanya semakin besar pula kesempatan bertemu dengan Nabi-Nya di alam mimpi.

3—Perbanyak bersedekah dalam keadaan ikhlas

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam, adalah orang yang paling suka bersedekah, jika kita berharap bermimpi bertemu dengannya, maka lakukan hal yang ia sukai namun dengan ikhlas mengharapkan Ridho-Nya.

4—Selalu bersilaturahmi

Menyambung silaturahmi juga perkara yang sangat tinggi tempatnya dalam Islam, dan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam gemar melakukannya bahkan menekankan bahwa mereka yang memutus silaturahmi bisa tidak masuk surga.

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ

“Tidaklah masuk surga orang yang suka memutus, ( memutus tali silaturahmi)”. [Mutafaqun ‘alaihi].

Ringan tangan dalam menolong

Saling tolong menolong juga hal yang diajarkan Nabi dan amat ditekankan, tentunya saling tolong menolong dalam kebajikan dan hal ini diserukan oleh Al Qur’an Al Karim.

ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”. [al-Mâidah/5:2].

Itulah sedikit hal yang bisa menjawab bagaimana sih cara bertemu Nabi dalam mimpi? Tentu saja dengan melakukan semua tindakan di atas bukan berarti kita pasti akan bermimpi Nabi, tidak ada jaminan untuk itu. Karena kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada Nabi untuk menemui kita. Akan tetapi dengan melakukan seluruhnya maka lebih besar potensi bertemu dengannya dengan niat yang ikhlas.

Tambahan untuk yang mimpi bertemu dengan Nabi

Sebagai tambahan bahwa mimpi bertemu Nabi itu artinya bertemu dengannya secara fisik bukan sekedar suara, bayangan, cahaya atau apapun, namun secara fisik. Jika yang ditemui hanyalah bayangan, cahaya, atau suara yang mengaku Nabi maka mimpi itu tidak bisa diverifikasi, karena bisa jadi setan yang menyamar dan mengaku-ngaku sebagai Nabi.

Kenapa saya tekankan bahwa yang valid adalah mimpi nabi secara fisik? Dikarenakan anda bisa memverifikasi ciri-ciri fisik yang anda temui dalam mimpi dengan ciri fisik Nabi yang tertulis dalam Hadits Shahih. Jika cocok dengan Hadits Shahih maka mimpi anda benar.

Dan alasan pertama ialah fisik Nabi tidak dapat ditiru oleh Setan, karena hal ini diperingatkan dalam sebuah Hadits Shahih berikut ini.

“Abu Hurairah radhiallahu’anhu berkata, “Aku mendengar Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi, maka ia akan melihatku pula di kala sadar. Setan tidak bisa menyerupai fisikku.” Ibnu Sirin mengatakan, “Kalau orang tersebut melihat nabi dalam rupa yang aslinya (pasti itu benar-benar nabi, karena setan tidak bisa menyerupainya pen.)”. (HR.Bukhari, no.6592 dan Muslim, no.2266).

Jadi begitulah menetapkan apakah anda benar bermimpi ketemu Nabi atau bukan, dan bukan bermaksud mengecilkan hati anda, saya pribadi berharap sekali bahwa anda benar-benar bermimpi ketemu Nabi.

Itulah keseluruhan posting tentang bagaimana sih cara mimpi bertemu Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam, semoga memberikan manfaat bagi anda, dan silahkan beritakan kepada keluarga, teman, saudara dan kerabat mengenai posting ini siapa tahu mereka membutuhkannya. Dan sampai jumpa lagi di posting-posting Dakwah Sunnah Wal Jamaah berikutnya dari AiTarus.Com di masa depan.

2 pemikiran pada “Bagaimana Sih Cara Bertemu Nabi Dalam Mimpi?”

Tinggalkan komentar