Bagi Yang Tengah Terpuruk, Jangan Sampai Kehilangan Iman

Sering kali kita merasa kesepian dan tiada teman untuk mendengar keluh kesah kita disaat kita tengah menghadapi masalah dan berjuang, saat itu kita merasa tengah tenggelam di lautan luas dan tiada harapan untuk pulih. Di saat itu pula harapan pada Allah terkikis, sehingga berimbas negatif kepada iman kita.

Pada saat seperti inilah, sebaiknya terus berpegang pada tali Allah dan terus berdoa dan menanamkan keyakinan bahwa Allah mendengar, seperti yang Dia selalu lakukan, meskipun memang disaat ini terasa sulit menyakinkan diri. Yakinkan diri kita bahwa Allah amatlah dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher dan Dia mendengar tangisan hati dan tangisan jiwa kita. Teruslah berdoa kepada-Nya sembari tetap teguh berpegang pada tali Allah dikarenakan anda adalah hamba-Nya dan bisa jadi keimanan anda tengah diuji seperti yang banyak dialami oleh orang-orang beriman lainnya.

Allah Azza Wa Jalla akan menjawab doa-doa anda pada waktunya, dan itu pasti, namun jikalau anda ingin segera mendapat jawaban dari-Nya dan tidak ingin menunggu lama, maka cara terbaik untuk itu adalah dengan membaca Al Qur’an. Jika seorang Muslim ingin berkomunikasi dengan Allah, maka cara terbaik adalah berdoa, dan jikalau seorang Muslim ingin berkomunikasi dengan Allah dengan jawaban cepat maka cara terbaik adalah dengan membaca kitab-Nya yakni Al Qur’an.

Berdasarkan pengalaman pribadi dimana ketika saya tengah dirundung masalah saya membaca Al Qur’an, membaca ayat secara acak, tidak saya tentukan harus membaca surat apa dan apa, seringkali saya mendapatkan jawaban atau paling tidak saya dihinggapi dengan ketenangan pada hati dan jiwa saya, dan ini di luar dugaan. Hal itu amat sangat membantu suasana hati dan pikiran saya.

Jikalau anda yakin bahwa Allah akan menjawab, maka pastilah begitu jadinya, namun yang pasti kita harus bersabar dan yakin akan kebijaksanaanNya yang menjawab anda pada waktunya. Karena jika anda sudah mendapatkan jawaban, saati itu anda akan menyadari bahwa penantian itu amat berharga dan memanglah bagus untuk kondisi anda, dan anda akan menyadari betapa beruntungnya anda karena telah bersabar dan tetap menjaga iman anda.

Kehilangan iman bisa lebih mudah terjadi jikalau sedang sendirian, oleh karenanya pastikan anda bersama seseorang yang benar untuk selalu mengingatkan anda akan Allah dan mengajari Islam. Jikalau anda berada diantara orang-orang yang mampu meningkatkan iman maka pastilah iman anda akan meningkat. Adakan diskusi dan tukar pikiran untuk menambah pengetahuan mengenai hal-hal apapun dalam Islam karena hal ini akan meningkatkan pengetahuan yang hasilnya meningkatkan iman anda.

Selain berkumpul dengan orang alim, anda juga amati berbagai ciptaan-Nya, pergi ke pegunungan, pedesaan jika perlu, dan disitu anda akan dapati bahwa Allah menampilkan semua tanda-Nya, dan bisa menjadi refleksi bagus. Maka luangkan waktu, dan lakukan observasi semua ciptaan-Nya, yang semuanya menggambarkan kebijaksanaan dan keagungannya. Ini juga cara terbaik untuk mengingat Allah dengan mengingat-Nya diantara semua ciptaanNya, hal ini akan meningkatkan iman dan ketenangan jiwa.

Dan yang tidak kalah pentingnya, adalah mengerjakan sholat Wajib dan sholat Sunnah secara berkelanjutan, dan berdoa untuk diberikan bimbingan, kesabaran dan ketenangan. Yakinlah bahwa Allah tidak menelantarkan anda ketika anda tengah terpuruk begini. Dan yakinlah setelah kesulitan akan ada kemudahan.

Dan bacalah doa berikut:

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

“Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau menjadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu; Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia).” (Qs. Ali ‘Imran: 8).

Agar iman kita terus terjaga, jangan tinggalkan kewajiban agama, karena dengan meninggalkannya memberi potensi besar hilangnya iman.

مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَـذَا مَثَلاً يُضِلُّ بِهِ كَثِيراً وَيَهْدِي بِهِ كَثِيراً وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلاَّ الْفَاسِقِينَ
الَّذِينَ يَنقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِن بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الأَرْضِ أُولَـئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

“…dan, tidak ada yang disesatkan dengannya kecuali orang-orang yang fasiq. (Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya, dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang merugi.” (Qs. al-Baqarah: 26-27).

Semoga Allah selalu melindungi kita dan memberi pertolongan kepada kita semua…Aaamiiin Allahuma Aaamiiin.

Tinggalkan komentar