Doa Kebaikan Dunia Akhirat

Paket Umroh Akhir Tahun

Kita hidup didunia tujuannya adalah untuk beribadah kepada Allah Ta’ala, karena memang tujuan manusia diciptakan adalah untuk menyembah-Nya. Namun begitu dalam perjalan hidup didunia ini kita menghadapi banyak cobaan dan rintangan yang bisa jadi menjauhi kita dari Ridho-Nya dan Jalan-Nya. Oleh karenanya itulah kita harus berdoa agar selalu diperbaiki agama kita, diperbaiki dunia dan akhirat kita kelak, juga kebaikan selalu.

Dan ini adalah doa kebaikan dunia dan akhirat dan agar terus istiqomah dalam memeluk agama Islam. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dalam kitab Muslim, Abu Hurairah (Radhiyallahu Anhu) meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam biasa menghaturkan doa selamat berikut ini.

Doa kebaikan dunia akhirat

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي ، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي ، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي

وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Allahumma ashlih li dini alladzi huwa “ishmatu amri, wa ashlih li dun-yaya al lati fiha ma’asyi, wa ashlih li akhirati al lati ilaiha ma’adi, waj’al al hayata ziyadatan li fi kulli khairin, waj’al al mauta rahatan li min kullisyarrin.

Artinya: Ya Allah, perbaikilah agamaku yang merupakan penjaga urusanku, perbaikilah duniaku yang merupakan penghidupanku, perbaikilah akhiratku yang merupakan tempat kembaliku, dan jadikanlah hidup sebagai kesempatan untuk menambah setiap kebaikanku, dan jadikanlah kematian sebagai istirahat bagiku dari segala kejahatan.” (HR.Muslim Nomor. 2720).

Kata-kata utama dalam doa kebaikan dunia akhirat

Inilah kata-kata utama yang terdapat dalam doa kebaikan dunia dan akhirat dari hadits Shahih diatas.

  • Aṣliḥ: Akar kata dari kata ini memiliki banyak arti, namun dalam konteks di dunia ini berarti: “memperbaiki / perbaiki”. Kata ini antonim dengan kata Fasad yang artinya penyimpangan dari yang baik.
  • ‘Iṣmah: Kata ini berasal dari akar kata yang berarti “melindungi, menjaga dan mempertahankan”. Ismah berarti sesuatu yang dijaga, dirawat, dilindungi, dan diurus. Dalam konteks doa ini, artinya bahwa agama merupakan hal penting dalam diri setiap Muslim karenanya meminta agar Allah menjaga agar tetap memeluknya.
  • Ma’āsh: Arti kata ini berasal dari akar kata hidup. Ma’ash berarti kehidupan.
  • Ma’ād: Dari akar kata yang berarti kembali, Ma’ad merupakan tempat kembali atau rumah.
  • Ziyādah: Berasal dari akar kata berarti meningkatkan, memperbesar dan membuatnya berlimpah.
  • Rāḥah: Kata ini berarti istirahat, nyaman dan melakukan sesuatu dengan mudah.

Baca juga Doa masuk Masjid.

Hal-hal yang menguntungkan jika membaca doa kebaikan dunia dan akhirat

Ya Allah, perbaikilah agamaku yang merupakan penjaga urusanku”.

Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengatakan kepada Muadz Radhiyallahu Anhu, “”Maukah engkau kuberitahu tentang pokok-pokok urusan, tiang dan mahkotanya? Saya menjawab, “Tentu wahai Rasulullah (Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam).” Beliau bersaba, “Pokok urusan adalah Islam,….”.[at-Tirmidhi No.2619].

Islam adalah pokok utama dalam hidup kita. Islam adalah pedoman. Islam adalah gaya hidup. Allah Azza Wa Jalla menekankan dalam Surat Al Baqarah 2:208: “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan”.

Perbaikilah duniaku yang merupakan penghidupanku.”

Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyadari pentingnya hidup didunia. Sebagai Muslim, tentu saja kita tidak boleh meninggalkan urusan dunia, namun kita tetap harus menjalaninya untuk tujuan akhir yaitu akhirat dalam keadaan diridhoi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Perbaikilah akhiratku yang merupakan tempat kembaliku.”

Surga adalah tempat kembali kita. Ketika orang-orang beriman memasuki Surga maka para Malaikat menyambutnya sembari berkata: “(sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu”. (QS. 13:24). Dan di lain pihak, Allah Azza Wa Jalla, menjelaskan mengenai para penghuni Neraka, “dan bagi mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam)”. (QS. 13:25)

Dan jadikanlah hidup sebagai kesempatan untuk menambah setiap kebaikanku”.

Selama hidup orang beriman di dunia maka amal baiknya akan terus bertambah. Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda: “Yang terbaik adalah orang yang panjang usia dan bagus amalnya”. [At- Tirmidzi].

Dan jadikanlah kematian sebagai istirahat bagiku dari segala kejahatan.

Kematian adalah istirahat (rāḥah) bagi orang-orang beriman. Rombongan membawa jenazah melewati Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam dan beliau bersabda: “Istirahat (mustarīḥ) atau peristirahatan (mustarāḥ)?” Para sahabat bertanya: “Oh Rasulullah (Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam) apakah itu istirahat dan peristirahatan?” Beliau menjawab, “Seorang beriman beristirahat (Dengan kematian) dari segala kesulitan dan kesempitan di dunia ini dan pergi menuju ampunan Allah, namun (Kematian) orang jahat peristirahatan manusia, tanah, pepohonan darinya.” [Bukhari].

Lalu bagaimana kematian merupakan istirahat disaat kita semua takut padanya? Aisyah Radhiallahu Anhu bertanya hal yang sama kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam dan beliau menjawab: “Ketika kematian mendekati seorang beriman, ia menerima kabar gembira dari Allah dan berkah-Nya turun kepadanya, saat itu tiada hal yang membahagiakannya dari apa yang ada di depannya. Oleh karenanya, dirinya mencintai pertemuan dengan Allah, dan Allah menyukai bertemu dengannya. Namun jika kematian mendekati orang tidak beriman, dia menerima berita buruk dan murka Allah turun padanya, oleh karenanya tidak ada hal yang membuatnya benci selain itu. Oleh karenanya ia benci bertemu dengan Allah, begitupun Allah benci pertemuan dengannya”. [Bukhari].

Para malaikat menenangkan orang-orang beriman disaat kematiannya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.(41:30).

Itulah maksud dari istirahat dan peristirahatan dimana jika orang beriman meninggal maka ia beristirahat dari sulitnya dunia dan segala cobaannya sedangkan jika orang tidak beriman meninggal maka penghuni dunia istirahat darinya.

Dan kita melalui doa kebaikan dunia dan akhirat ini kita berharap bahwa kematian menjadi peristirahatan dan mendapatkan ampunan dan berkah dari Allah Azza Wa Jalla.

Baca juga Rukun Iman.

Doa kebaikan dunia dan akhirat

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Latin:

“Robbanaa aatinaa fid-dun yaa hasanah, wafil aa-khiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban-naar.”

Artinya:

“Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah 201).

Maka silahkan untuk mengamalkan doa-doa untuk kebaikan dunia dan akhirat karena memang kita berharap mendapat dua kebaikan dari Allah Azza Wa Jalla saat berada di dunia dan juga saat berada di akhirat kelak.

Catatan penting:

Adalah tidak dibenarkan meminta kepada Allah hanya kebaikan dunia. Dan Allah tidak menyukai mereka yang hanya meminta kebaikan dunia saja seperti tercatat pada ayat Al Qur’an berikut ini.

….Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. (2:200).

Namun diamanatkan pula untuk meminta kebaikan akhirat dan diselamatkan dari siksa amat pedih neraka.

Ini adalah doa yang sering dibaca oleh Nabi Allah Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam.

Akhirul Kalam

Itulah doa kebaikan dunia dan akhirat agar diberi keteguhan dalam agama Islam yang bisa kita amalkan setiap hari, agar Allah Azza Wa Jalla selalu menjaga kita dan meneguhkan hati kita untuk memeluk agama Islam. Dan ini bukanlah satu-satunya doa kebaikan dunia akhirat yang bisa kita amalkan. Dan Alhamdulillah kita semua diberi dan diajarkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam doa amat mulia ini.

Dan silahkan beritahukan kepada keluarga, teman, saudara dan kerabat mengenai doa kebaikan dunia dan akhirat ini agar mereka mendapatkan juga manfaatnya, dan juga silahkan beri masukan di area komentar atau juga bertanya jika mempunyai pertanyaan apapun, Insya Allah akan kami jawab semampu kami bisa dan sampai jumpa lagi di artikel-artikel Dakwah Islam dari AiTarus.com di masa depan.

Tinggalkan komentar