Doa Untuk Orang Tua Dari Para Nabi

Mengenai doa untuk orang tua, sudahkah anda mendoakan kedua orang tua anda hari? Insya Allah sudah dan semoga mendoakan kedua orang tua merupakan amalan rutin kita semua….Aaamiiin Allahuma Aaamiiin.

Sekarang dan seterusnya adalah mari kita berdoa untuk orang tua kita. Sebagian dari kita menganggap orang tua kita hidup selamanya, merasa mereka akan selalu berada untuk menenangkan dan mencintai kita namun, suatu saat mereka pasti akan tiada.

Oleh karenanya pastikan selalu berbaik-hati dan sering menciptakan suasana indah saat bersama mereka. Rawat mereka seperti mereka merawatmu. Bisa saja mereka menelantarkan saat kita kecil, namun mereka malah mencintai mereka dan merawat kita. Oleh karenanya doakan mereka agar Allah selalu memberkahi mereka, dan memaafkan salah dan dosa mereka di masa lampau dan masa depan dan menempatkan mereka ke dalam surga.

Semoga Allah memandikan kita dengan sabar saat berinteraksi dengan orang tua dimasa tua mereka seperti halnya mereka penuh sabar menghadapi dan merawat kita saat masih bayi hingga besar.

Semoga Allah memberkahi mereka dan memberi pahala mulia atas segala yang mereka lakukan untuk kita. Tiada manusia yang sempurna. Kita berhutang budi kepada mereka. Semoga Allah memberikan surga kepada mereka.

Dan di artikel ini akan saya informasikan kumpulan doa untuk orang tua berdasarkan Al Qur’an dari para Nabi Allah Azza Wa Jalla untuk diamalkan dan semoga Allah Azza Wa Jalla mengabulkannya dan mencatat doa kita sebagai bakti kita kepada orang tua dan memberikan kita pahala yang mulia.

Doa untuk orang tua

Disini kita akan dapati kumpulan doa-doa untuk orang tua dari Al Qur’an untuk kita amalkan dan semoga Allah mengabulkan doa-doa kita….Aaamiiin Allahuma Aaamiiin.

Doa untuk orang tua dari Al Qur’an

Berikut adalah doa-doa dari Nabi Allah Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Nuh Alaihissalam untuk memohonkan ampunan kepada orang tua dan diri.

1—Al Qur’an Surat Al-Isra

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Latin:

Robbiy arhamhumaa kamaa robbayaa niy shogiiroo.

Artinya.

“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. [Surat Al-Isra’ Ayat 24].

2—Al Qur’an Surat

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ

Latin.

Robbanaagfir liy wa liwa lida yya wa lilmukminiina yaumaa yaqmuulhisaa bu.

Artinya.

Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”.

3—Al Qur’an Surat Nuh: 28

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا

“Wahai Tuhanku. ampunilah aku, ibu bapakku, dan orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” (QS. Nuh: 28).

Akhirul kalam

Dan doa merupakan salah satu dari sekian bentuk bakti kita kepada orang tua dimana mudah untuk dilaksanakan namun amat sangat besar pahala dan manfaatnya baik bagi kepada orang tua dan juga tentu saja kepada kita sendiri.

Dan berbakti kepada orang tua tentu saja diperintahkan dalam agama karena merupakan suatu kebaikan yang luar biasa berbakti kepada orang yang paling berjasa dalam hidup kita yakni ayah dan ibu, dan mereka akan sangat bersyukur sekali mengetahui bahwa anak-anak mereka mendoakannya. Dan ini adalah dalil-dalil baik dalam Al Qur’an dan Al Hadits yang menyerukan kita untuk berbakti kepada orang tua kita.

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلآ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu. [Al Isra/17`: 23].

Dalam ayat ini berbuat baik di sandingkan dengan urusan Tauhid paling inti yakni jangan menyembah selain Allah atau hanya menyembah Allah saja, tentu Allah ingin menekankan betapa besar dan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua kita.

Bahkan bila orang tua kita mengajak kita untuk melakukan dosa syirik sekalipun—yang merupakan dosa besar tiada ampun—kita tetap disuruh menggauli mereka dengan cara yang baik bukan berlaku buruk, seperti penjelasan dalam ayat Al Qur’an Luqman ayat 15 berikut ini.

وَإِن جَاهَدَاكَ عَلَى أَن تُشْرِكَ بِي مَالَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلاَ تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا

Artinya.

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentangnya, maka janganlah kamu mengikuti keduanya dan pergauilah kedunya dengan baik”. [Luqman/31: 15].

Bahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Shahbihi Wa Sallam menempatkan berbakti kepada orang tua terlebih dahulu dibandingkan jihad di jalan Allah.

سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

Artinya.

Aku pernah bertanya kepada Rasulullah,”Amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab,”Mendirikan shalat pada waktunya.” Aku bertanya kembali,”Kemudian apa?” Jawab Beliau,”Berbakti kepada ke orang tua,” lanjut Beliau. Aku bertanya lagi,”Kemudian?” Beliau menjawab,”Jihad di jalan Allah.” [HR Bukhari no. 5.970].

Oleh karenanya apakah kita masih membangkang kepada perintah-perintah Allah Azza Wa Jalla dan Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Shahbihi Wa Sallam untuk berbakti kepada orang tua, dimulai dari tindakan yang ringan namun sangat besar dan berat timbangan amalnya yakni dengan mendoakannya yaitu dengan mengamalkan doa untuk orang tua.

Baca juga doa sebelum tidur sesuai Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Semoga informasi mengenai doa untuk orang tua kita ini bermanfaat bagi anda dan silahkan beritahukan kepada keluarga, teman, saudara, dan kerabat anda siapa tahu mereka membutuhkan. Dan sampai jumpa lagi di artikel-artikel dakwah Islam dari AiTarus.Com berikutnya di masa depan.

Tinggalkan komentar