Kapan Ramadhan 2019?

Pada umumnya ketika akan tiba bulan Ramadhan, kita menanti keputusan dari komite pengamatan Hilal Arab Saudi. Namun begitu, Ibrahim Al Jarwan seorang astronomi dari Sharjah Center, Uni Emirat Arab, menyatakan bahwa Ramadhan akan jatuh pada hari Senin, 6 Mei, 2016.

Menurut tradisi penetapan Ramadhan, bahwa hari pertama bulan puasa ini jatuh disaat bulan sabit dapat terlihat dengan mata telanjang, dan menandakan masuknya bulan kesembilan dari penanggalan Islam.

Kapan Ramadhan 2019?

Menurut Ibrahim, General Supervisor pada Sharjah Planetarium, menyatakan kepada media setempat mengenai hasil pengamatannya, katanya kemungkinan besar Ramadhan akan jatuh pada hari Senin, tanggal 6 Mei.

“Bulan sabit muda akan terbentuk pada hari Minggu, 5 Mei, namun belum dapat terlihat hingga matahari terbenam. Oleh karena itulah, maka bulan Ramadhan akan jatuh pada hari berikutnya yakni Senin, 6 Mei, menurut kebiasaan pengamatan Hilal.” Imbuhnya.

Lebih lanjut, berdasarkan pengamatan Ibrahim bahwa permulaan akan datangnya bulan Syawal, yang menandakan Idul Fitri, diharapkan tiba pada hari Senin, 3 Juni. “Bulan baru pada bulan Idul Fitri hilang tiga menit setelah matahari terbenam, disaat itu maka hari pertama bulan Syawal akan jatuh pada Rabu, 5 Juni, berdasarkan standarisasi pengamatan bulan.” Katanya.

Kapan Idul Fitri 2019?

Oleh karena itu maka kita dapat mengharapkan bahwa Idul Fitri akan jatuh pada tanggal 5 Juni, 2019.

Awal dan berakhirnya Ramadhan berdasarkan penanggalan Islam Lunar, itu artinya tergantung kapan bulan tampak.

Idul Fitri menandakan berakhirnya Ramadhan dan mulainya bulan Syawal.

Dan ibadah tahunan Ramadhan ini termasuk dalam Rukun Islam, bersamaan dengan mengucap dua kalimat Syahadat, mendirikan Shalat, Membayar Zakat, dan Naik Haji. Seluruh Muslim diwajibkan untuk melaksanakannya, namun diberi pengecualian bagi mereka yang sakit, ibu hamil dan menyusui, perempuan yang menstruasi, musafir, anak-anak dan orang tua.

Praktek puasa dimaksudkan membangun kekuatan spiritual dan empati kita terhadap kehidupan sosial masyarakat, untuk mengingatkan betapa lemahnya manusia dan kebutuhan akan bantuan Allah Ta’ala, untuk merasakan bagaimana rasa lapar dan haus untuk memotivasi kita membantu mereka yang kekurangan dan papah.

Ucapan umum yang biasa kita berikan saat Ramadhan adalah “Ramadhan Mubarak”, artinya “Ramadhan bulan yang penuh berkah.”

Apa arti dari kata Ramadhan?

Mari kita sedikit mengulas etimologi dari kata Ramadhan sebagai penambah pengetahuan. Asal kata Ramadhan diambil dari akar kata bahasa Arab yaitu ramida atau ar-ramad, yang artinya panas yang menghanguskan atau kekeringan.

Apa yang dilakukan saat Ramadhan

Puasa merupakan perkara wajib bagi Muslim dewasa, kecuali mereka yang sakit, musafir, orang tua, wanita hamil dan menyusui, penderita diabetes, dan perempuan sedang datang bulan.

Puasa dimulai saat Subuh hingga terbenamnya matahari, dengan memakan Sahur dan ditutup dengan Iftar (Hidangan berbuka puasa).

Pada bulan ini biasanya umat Islam meningkatkan baik kualitas dan kuantitas ibadah mereka. Selain itu juga membina disiplin akan ibadah dan waktu.

Selain menahan lapar dan haus selama berpuasa Ramadhan, umat Islam juga amat dianjurkan untuk membaca Al Qur’an selama bulan Ramadhan, hingga datangnya hari kemenangan yaitu Idul Fitri.

Kenapa Muslim puasa Ramadhan?

Puasa Ramadhan merupakan saat refleksi spiritual, pengembangan dan peningkatan ketaatan dan ibadah hamba kepada Tuhan yang menciptakannya.

Setiap Muslim diharapkan bergiat dan semangat untuk mengikuti ajaran-ajaran Islam, termasuk didalamnya berpuasa Ramadhan—yang mengajak kita untuk lebih disiplin dan memiliki empati terhadap mereka yang kurang beruntung.

Sajian sebelum berpuasa disebut Sahur, sedangkan sajian saat matahari terbenam untuk membatalkan puasa disebut Iftar.

Sebagai tambahan dari aktivitas menahan lapar dan haus, Muslim juga dapat meningkatkan pengendalian diri dari hal lainnya, seperti menahan diri untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Ibadah Puasa di percaya akan membersihkan jiwa dengan membebaskannya dari jeratan dunia, dan juga penyucian dari dosa yang telah diperbuat.

Biasanya makanan berbuka adalah buah kurma, dan setelah itu melaksanakan ibadah Maghrib, kemudian makan utama dihidangkan.

Itulah artikel mengenai kapan Ramadhan tahun 2019 dan semoga memberikan manfaat bagi kita semua dan sampai jumpa lagi di posting-posting saya berikutnya.

Tinggalkan komentar