5 Keutamaan Shalat Subuh Sesuai Penjelasan Nabi

Keutamaan Shalat Subuh
  • Advertisements

  • Setiap Shalat banyak manfaatnya termasuk Shalat Subuh. Nabi S.A.W menjelaskan beberapa keutamaan Shalat Subuh.

    Menunaikan Shalat Subuh adalah wajib hukumnya dan didirikan pada waktu yang ditentukan seperti yang difirmankan Allah Ta’ala berikut ini:

    أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

    “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh tu disaksikan (oleh malaikat).” (Qs. Al-Isra’: 78).

    Akan tetapi tidak sedikit dari kita yang melalaikan shalat Subuh ini, dikarenakan tidak sedikit dari kita lebih mementingkan tidur dibandingkan terbangun untuk bersiap diri ke Masjid lalu menunaikannya secara berjamaah.

    Bagi kaum Muslimin dan Muslimah dimana saja berada mungkin belum terlalu menyadari keutamaan Shalat Fardhu yang satu ini.

    Dan di artikel ini akan saya ungkap seluruh keutamaan dari Shalat Subuh sebagai tambahan pengetahuan untuk seluruh kaum Muslimin dan Muslimah agar semakin besar pengetahuan kita terhadap agama.

    5 Keutamaan Shalat Subuh Sesuai Penjelasan Nabi

    Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Salam menjelaskan kepada kita melalui al-Hadits mengenai keutamaan yang akan diperoleh oleh kita yang melaksanakan shalat Subuh. Adapun keutamaan Shalat Subuh adalah sebagai berikut:

    [1] Tidak akan masuk neraka

    Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam menjelaskan bahwa tidak akan masuk neraka mereka yang mengerjakan shalat Subuh.

    لَنْ يَلِجَ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

    “Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar).” (HR. Muslim no. 634).

    [2] Penyebab masuk Surga

    Dalam salah satu hadits Rasulullah menjelaskan bahwa melaksanakan Shalat Subuh akan membawa pelakunya masuk surganya Allah Ta’ala.

    مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّة

    “Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635).

    (3) Melaksanakan Shalat Subuh seperti shalat semalam penuh

    Nabi menjelaskan dalam sebuah hadits sebagai berikut:

    مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

    “Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656).

    (4) Allah Ta’ala menjamin orang yang melaksanakan shalat Subuh

    Nabi Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wa Shohbihi Wa Sallam menjelaskan;

    مَنْ صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا يَطْلُبَنَّكُمْ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ فَإِنَّهُ مَنْ يَطْلُبْهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَيْءٍ يُدْرِكْهُ ثُمَّ يَكُبَّهُ عَلَى وَجْهِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ

    “Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163).

    [5] Malaikat menyaksikannya

    Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Salam menjelaskan:

    وَتَجْتَمِعُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَمَلَائِكَةُ النَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ

    “Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (HR. Bukhari no. 137 dan Muslim no.632).

    Ancaman bagi mereka yang melalaikan Shalat Subuh

    Seharusnya jika kita sudah menyadari betapa besar keutamaan Shalat Subuh tidak ada rasa berat untuk melaksanakannya. Dan bagi yang melalaikannya bisa disebut sebagai orang yang munafiq? Karena tidur dan malas kita meninggalkan shalat yang utama ini. Dan ancaman yang akan ditanggung oleh mereka yang meninggalkannya adalah sebagai berikut:

    إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

    “Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651).

    Jika kita melalaikan shalat Subuh maka kita diberi julukan munafiq, apakah julukan tersebut tidak membuat kita takut dan tetap keras kepala untuk tetap meninggalkannya?

    Baca juga doa Qunut Subuh.

    Mudah-mudahan Allah Ta’ala selalu membimbing kita semua kejalan yang diRidhoi-Nya dan memudahkan kita untuk selalu mengerjakan dan menunaikan perintah-perintah-Nya agar kita semua menjadi hamba-hamba-Nya yang beruntung baik di dunia dan di akhirat. Aaamiiin Allahumaa Aaamiiin.

    Tinggalkan komentar