Advertisements

Tahukah Anda Keutamaan Dari Shalat?

Pernahkah anda bertanya apakah keutamaan Shalat? Tentu kita semua mengerti bahwa Shalat sangatlah utama, namun sudahkah kita tahu apakah yang membuat ibadah yang satu ini amatlah utama? Karena pertanyaan itulah saya berinisiatif untuk menulis sebuah artikel yang sedang anda hadapi ini untuk membahas—meskipun singkat—namun dengan penjelasan yang langsung ke intinya dan Insya Allah bermanfaat bagi anda.

Pertanyaan: Apa manfaat dan apa keutamaan dari Shalat?

Jawab: Segala puji hanya bagi Allah Azza Wa Jalla.

Shalat merupakan hal yang sangat utama dalam Islam. Ibadah ini termasuk dalam rukun Islam dimana Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyebutnya tepat setelah kesaksian Iman (Syahadat; lihat Rukun Iman), dengannya seseorang menjadi Muslim. Dan ibadah Shalat dimana Allah memerintahkan langsung kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam tidak melalui Jibril Alaihissalam.

Dan Shalat dijadikan ibadah wajib bagi semua Nabi dan semua umatnya. Allah Azza Wa Jalla mendeklarasikan status wajib shalat dalam banyak kesempatan. Contohnya, disaat Allah berbicara langsung kepada Musa Alaihissalam, Firman-Nya:

وَأَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوحَىٰ إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

“Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”. [Qs. Ta Ha (20) ayat 13-14].

Hal yang sama juga terjadi dimana Shalat diwajibkan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam saat dirinya Miraj. Lebih lanjut, Allah Ta’ala kerap memuji orang beriman, seperti yang kita dapati di awal Surat Al Mukminun, salah satu ciri mereka yang Allah nyatakan ialah “menjaga Shalatnya”.

Suatu kali Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam ditanya seorang lelaki mengenai kebaikan apa yang paling berharga. Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam menjawab kebaikan paling berharga adalah Shalat. Kemudian pria itu bertanya lagi dan lagi. Tiga jawaban pertama, Nabi menjawab dengan sama yakni, “Shalat”, dan jawaban untuk pertanyaan keempat adalah, “Jihad di jalan Allah’. [Ini adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Hibban, dan termasuk kedalam kategori hadits Hasan. Lihat Beirut: al-Maktab al-Islami, 1982, vol 1, halaman 150].