Advertisements

3 Tipe Pencari Ilmu Di Masa Milenial

2. Kelompok kedua: Mereka ingin mengambil rute yang mudah.

Kelompok ini ingin mengambil rute termudah kepada Allah swt. Mereka juga ingin mengambil jalan pintas dalam mempraktikkan agama dan memenuhi kewajiban mereka. Grup ini dapat dengan mudah mengumbar klaim menyimpang yang “mempromosikan “jalan pintas” untuk mendekatkan seseorang kepada Allah swt. Sebagai contoh: Guru yang mengklaim siapa pun yang mengikutinya akan dijamin surga, atau mereka yang mengklaim bahwa dengan melakukan zikir atau bacaan yang diajarkan oleh kelompoknya, cukup untuk menjadikannya penghuni surga, atau mengklaim bahwa shalat fardhu (shalat lima waktu) tidak wajib bagi pengikutnya.

Ini hanya beberapa contoh dari banyak ajaran yang menyimpang, yang hanya memberikan janji palsu untuk menarik mereka yang kurang pengetahuan tentang Islam.

Kita harus menyadari bahwa tidak ada jalan pintas ke Allah swt. Jika memang ada jalan pintas, itu akan diajarkan kepada kita oleh Nabi Muhammad saw. Namun, Rasulullah saw dan rekan-rekannya menunjukkan kepada kita bahwa jalan menuju Firdaus sering diisi dengan cobaan dan kesengsaraan dan berbagai tantangan dan pengorbanan yang tak terhitung jumlahnya. Rasulullah saw berkata:

Yang berarti: “Api telah dikelilingi oleh nafsu dan keinginan dan Surga oleh kesulitan.” [Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim].

3. Kelompok yang mencari ilmu dengan benar.

Kemudian ada kelompok ketiga, yaitu kelompok yang mencari ilmu dengan cara yang benar, yaitu dengan memperdalam pemahaman mereka tentang pengetahuan Islam. Ini adalah individu-individu yang berusaha untuk mempelajari metodologi atau cara-cara untuk memahami Quran dan Sunnah Rasulullah melihat teks-teks Quran dan teks-teks Sunnah adalah kompleks dan terbuka untuk berbagai interpretasi.

Jadi, di sinilah kita seharusnya tidak hanya mengatakan bahwa kita ingin mengikuti Quran dan Sunnah tetapi juga memahami dan mempelajari bagaimana para ulama memahami Quran dan Sunnah.

Allah telah memberkati orang-orang di kelompok ketiga dengan cinta pengetahuan. Mereka akan selalu berusaha untuk mencapai tingkat pengetahuan yang lebih tinggi.

Sebagai contoh: Jika tahun ini mereka belum dapat membaca Al-Quran, maka mereka akan berusaha untuk mencari ilmu dan belajar sampai mereka dapat membacanya dengan benar dan tidak hanya itu, tetapi juga memahami isi Al-Quran.

Mereka akan berusaha belajar dari ustaz, dan memastikan mereka menjalin hubungan guru-murid dengannya, dan tidak hanya dengan satu ustaz tetapi banyak guru agama lainnya, memahami dan meneliti sumber-sumber pengetahuan dan informasi yang benar.

Kita meminta dari Allah untuk memberikan kita cinta untuk pengetahuan dan mereka yang terpelajar. Dan semoga, kita akan selalu dilindungi oleh Allah dan diberikan bimbingan-Nya yang dapat membantu kita dan keluarga kita. Kita menjaga akidah kita dan memperkuat iman kita. Semoga Allah melindungi umat Islam yang kita cintai ini, untuk berada di jalan Syariah-Nya, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah melihat Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Tinggalkan komentar