Advertisements

Perintah Agama Untuk Menjaga Kesehatan

Aitarus.com — Pernah diceritakan oleh sahabat Anas Radhiyallahu Anhu bahwa seseorang pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

“Apa doa terbaik?” Rasulullah menjawab: “Mintalah kepada Tuhanmu untuk pengampunan dan kesehatan di dunia ini dan di akhirat (kelak).” kesehatan di dunia dan akhirat, maka sesungguhnya kamu telah mencapai kesuksesan.” [Abu Daud dan diklasifikasikan sebagai hasan oleh Tirmidzi].

Selama ini, kita sering diingatkan bagaimana kita dapat melestarikan lima aspek penting dalam kehidupan kita: agama atau din, kecerdasan, kekayaan, kehidupan dan garis keturunan. Hadits ini mengingatkan kita pada dua elemen penting yang harus selalu kita cari dari Allah; perlindungan dari kemarahan-Nya melalui pengampunan-Nya dan juga untuk perlindungan dari penyakit fisik dan penyakit yang akan mempengaruhi hati dan kerohanian kita; baik sekarang maupun di akhirat.

Sangat menarik bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam melihat meminta kami untuk mencari kesehatan dari Allah. Seringkali, itu adalah sesuatu yang cenderung diabaikan dan sering dianggap enteng oleh kebanyakan dari kita. Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda dalam sebuah hadits:

“Ada dua berkat di mana kebanyakan orang berada dalam kerugian besar; kesehatan yang baik dan waktu luang. ” [Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari].

Saya ingin mengajak kita semua di sini untuk melakukan refleksi diri atau muhasabah. Mengapa Nabi Shalallahu Alaihi Wa Sallam begitu menyoroti pentingnya meminta kesehatan fisik dan rohani yang baik dari Allah?

Mengapa Rasulullah mengingatkan kita tentang nikmatnya kesehatan yang baik? Ini karena, dengan kesehatan yang baik kita dapat terus meningkatkan peluang kita untuk berkontribusi di jalan Allah. Dengan kesehatan yang baik, kita dapat dengan mudah melakukan ibadah atau beramal-soleh di jalan Allah. Nilai kesehatan yang baik sangat penting sehingga Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkata dalam Surat Al-Baqarah, ayat 195:

Yang berarti: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.. ”

Dari ayat ini, kita mendapati sinyal kuat bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala melarang kita melakukan apa pun yang dapat membahayakan diri kita sendiri; dari hal-hal yang dapat menyebabkan penderitaan dalam hidup kita; atau yang dapat menyebabkan hilangnya kekayaan, yang bahkan dapat membuat orang-orang di sekitar kita tidak nyaman.

Kita diperintahkan untuk menjaga kesehatan kita, oleh karena itu diperintahkan kepada kita oleh agama kita untuk mencapai tujuan syariah. Kita juga tidak akan dapat melakukan ibadah dengan baik jika kita tidak dalam kondisi kesehatan yang baik.

Ketika kita gagal menjaga kesehatan kita, kemungkinan terkena penyakit serius sangat meningkat. Ketika ini terjadi, akan membutuhkan sejumlah besar uang untuk disalurkan untuk perawatan. Anggota keluarga kita juga harus mengorbankan waktu dan tenaga mereka untuk menjaga kita.

Jadi, mari kita semua berjuang untuk menjaga kesehatan. Kita perlu mengubah gaya hidup kita jika saat ini kita memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Pastikan bahwa kita memiliki diet seimbang. Jika kita merokok, perkuat tekad untuk berhenti merokok atau setidaknya kurangi kebiasaan buruknya. Gunakan waktu luang kita untuk berolahraga dan ikut serta dalam kegiatan rekreasi bersama keluarga kami.

Bagi mereka yang minum obat untuk penyakit yang sudah mereka miliki, pastikan bahwa Anda minum obat sesuai jadwal yang ditentukan dan jangan menunda mendapatkan pengobatan. Lakukan pemeriksaan kesehatan tahunan untuk memastikan bahwa masalah kesehatan apa pun dapat dideteksi sejak dini. Dan lakukan semua langkah ini dengan maksud agar doa kita untuk kesehatan yang baik akan dijawab oleh Allah. Karena tidak cukup hanya dengan mengangkat tangan dan berdoa, tanpa berusaha doa kita dijawab oleh Allah.

Aspek kesehatan lain yang ditekankan dalam Islam adalah kesejahteraan spiritual seseorang. Ada banyak hadis yang ditransmisikan dari Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam, yang terkait dengan kesejahteraan spiritual seorang mukmin; dari pentingnya mengingat Allah setiap saat, hingga menjaga kemurnian hati dari sifat-sifat buruk dan sebagainya. Ini dan banyak lagi hanyalah beberapa aspek spiritual yang harus dijunjung tinggi oleh setiap hamba Allah.

Jika tubuh kita membutuhkan makanan, minuman, dan olahraga untuk menjaga kesehatannya, maka jiwa kita yang terkandung dalam tubuh kita juga membutuhkan “makanan” nya. Jiwa kita membutuhkan makanan rohani dan ketenangan hati dan pikiran. Ini dapat dicapai dengan menghadiri berbagai kelas pendidikan agama yang diadakan setiap minggu di berbagai masjid di seluruh daerah dimana anda berdomisili.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi kita kesehatan spiritual dan fisik yang akan memungkinkan kita untuk menjalani hidup kita dengan iman dan takwa, Aaaamiiiiin yaa Rabbal ‘alaaamiiiin.

Tinggalkan komentar