Advertisements

Rukun Islam Dan Penjelasan Masing-Masing Rukun

Aitarus.com — Rukun Islam merupakan pondasi dari kehidupan setiap Muslim dan diharuskan mengimani dan mengamalkannya sebaik mungkin. Seperti halnya sebuah bangunan akan goyah tanpa pondasi yang kuat, begitupula iman seorang Muslim akan goyah pula jikalau pada tatanan rukun tidak benar.

Rukun Islam merupakan dasar dan titik awal bagi semua amal baik dan ibadah kita kepada Allah Ta’ala. Jumlah rukun Islam ada 5 dan berikut adalah masing-masing rukun beserta penjelasannya.

Rukun Islam

  1. Mengucapkan dua kalimat Syahadat sebagai awal mengikat iman kita kepada keEsaan Allah dan keRasulan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.
  2. Mendirikan Shalat.
  3. Zakat.
  4. Puasa di bulan Ramadhan.
  5. Haji (Jika mampu).

1. Dua kalimat Syahadat

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلٰـهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الْـجَنَّـةَ.

Artinya:

“Barangsiapa akhir ucapannya adalah LÂ ILÂHA ILLALLÂH pasti masuk Surga.”

(Shahih: HR. Ahmad (I/63), Al-Hakim (I/72), Ibnu Hibban (no. 204), Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah (II/296), Ibnu Khuzaimah dalam at-Tauhîd (hlm. 328), dan Ibnul Banna’ dalam Fadhlut Tahlîl (no. 1), dari Shahabat ‘Umar bin al-Khaththab dan ‘Utsmân bin ‘Affân Radhiyallahu anhuma, dan sanadnya kuat. Sumber).

“Tiada tuhan yang pantas disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.” Kalimat ini merupakan pendeklarasian iman disebut Syahadat, sebuah rumusan dasar dan sederhana namun mengandung muatan komplit iman Islam.

Esensi dari pendeklarasian ini adalah keyakinan bahwa tujuan hidup kita adalah menyembah dan patuh kepada Tuhan, dan hal itu hanya dapat dilakukan dengan mengikuti ajaran dan sunnah dari nabi terakhir yakni, Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sallam.

2. Mendirikan Shalat

وأقم الصلاة إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر …

Artinya:

“ … dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. “ [Al-Ankabut :45].

Yang dimaksud Shalat disini ialah, Shalat Fardhu yang dilakukan sebanyak 5 kali dalam sehari, dan merupakan tautan komunikasi langsung antara hamba dan Tuhannya. Dalam Islam tidak dikenal yang namanya otoritas hirarki dan tidak ada pendeta sebagai penyambung lidah. Dengan Shalat kita langsung “berhadapan” dan “berkomunikasi” dengan Sang Maha Pencipta.

Shalat berjamaah dipimpin oleh orang yang lebih alim diantara yang ada dan biasanya mereka dipilih untuk itu.

Shalat 5 waktu adalah Shalat Subuh (Fajar), Shalat Dhuhur, Shalat Ashar, Shalat Maghrib dan Shalat Isya, kesemua itu sebagai ritme dari keseluruhan waktu 24 jam sehari. Shalat Fardhu menggunakan ayat-ayat Al Qur’an dan Dzikir dalam bahasa Arab. Namun untuk doa pribadi, maka dapat menggunakan bahasa apa saja.

Dianjurkan untuk shalat berjamaah di Masjid, akan tetapi dimanapun dibolehkan untuk Shalat, seperti dirumah, dikantor, pabrik dan dimana saja. Sejauh tempat yang bersih dan suci dari najis dan kotoran.

3. Berpuasa

Setiap tahun pada bulan Ramadhan, semua umat Islam melaksanakan puasa dari subuh hingga terbenamnya matahari, mereka tidak makan, minum, melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Sedangkan bagi yang sakit, sudah lanjut usia, atau dalam perjalanan, dan para wanita yang sedang menstruasi, hamil dan menyusui diizinkan untuk tidak berpuasa dan menebusnya di kemudian hari jikalau mereka dalam kondisi sehat dan mampu.

Anak-anak mulai berpuasa dan juga shalat saat puber pertama, namun banyak pula yang sudah melakukan sebelum itu sebagai pembelajaran.

Meskipun puasa memberi efek bagus bagi kesehatan, namun ia merupakan metode penyucian, ketakwaan dan melawan hawa nafsu.

Dengan menutup pintu kepada kenyamanan dunia, meskipun dalam waktu singkat, seorang yang berpuasa hanya fokus pada tujuan hidupnya dengan selalu ingat kepada Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala menyatakan dalam Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. ” [Quran 2:183].

4. Membayar Zakat

خذ من أموالهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها وصل عليهم إن صلاتك سكن لهم والله سميع عليم

Artinya:

2 pemikiran pada “Rukun Islam Dan Penjelasan Masing-Masing Rukun”

  1. Assalamualaikum..
    maaf saya disini cuma mau mengingatkan saja. Apa rukun islam yg anda tulis tidak salah? Bukan kah rukun islam itu terdiri dan urutan nya spt ini :
    1. Membaca 2 kalimat syahadat
    2. Shalat 5 waktu
    3. Berpuasa (puasa)
    4. Menunaikan zakat
    5. Naik haji bagi yg mampu

    Terimakasih..

    Balas
    • Waalaikum Salam Warohmatullahi Wa Barokatuh, terjadi kesalahan menempatkan urutan, dan sudah saya koreksi. Sukron ya akhiy.

      Balas

Tinggalkan komentar