12 Saat Dan Waktu Terbaik Untuk Berdoa

Saat dan waktu terbaik untuk berdoa—Kata doa berarti “permohonan” atau “permintaan”. Dalam Islam, doa merupakan sebuah konsep berkomunikasi dengan Allah. Dan dikabulkannya doa tergantung dari sejumlah faktor, seperti adab berdoa, dan selain faktor itu adalah waktu yang terbaik dan tepat untuk memanjatkan doa. Ada sejumlah waktu dimana presentasi dikabulkannya doa anda lebih besar.

Saat dan waktu terbaik untuk berdoa

Ini adalah 12 saat dan waktu terbaik untuk memanjatkan doa yang berdasarkan penjelasan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Shahbihi Wa Sallam merupakan waktu terbaik untuk berdoa.

1. Sepertiga malam terakhir

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

”Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ’Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.” [HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 1808].

Baca juga tata cara Shalat Tahajud.

2. Antara Adzan dan Iqamah

Diriwayatkan oleh Anas Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:

إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا

Sungguh berdoa antara adzan dan iqamah tidak tertolak, maka pergunakanlah untuk berdo’a.” [Ahmad 1220, Abu Dawud 521].

Baca juga doa setelah Adzan.

3. Akhir malam

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

“Saat malam, ada waktu dimana jika seorang Muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, maka akan dikabulkan, dan waktu ini ada disetiap malam.” [Diriwayatkan oleh Muslim, 757].

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

إِنَّ مِنَ اللَّيْلِ سَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

“Ada satu jam pada waktu malam dimana jika seorang Muslim memohon kebaikan dunia dan akhirat maka Dia akan mengabulkannya”. [Sahih Muslim 757 b ].

4. Hari Jum’at

Hari Jum’at merupakan hari paling penting dan diberkahi selama seminggu bagi umat Muslim. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda dalam sebuah Hadits.

“Tidak ada hari yang lebih baik dibandingkan hari Jum’at. Ada saat pada hari ini jika seorang Muslim memanjatkan doa maka doanya akan terkabul. Dan jika ia meminta perlindungan hanya kepada Allah, maka Allah akan mengabulkannya”. (Tirmidzi).

إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَهِيَ بَعْدَ الْعَصْرِ

“Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat suatu waktu, jika ada seorang hamba muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, pasti Allah akan memberikan sesuatu yang dia minta. Waktu itu adalah setelah shalat Ashar”. [HR. Ahmad Syakir, Musnad Ahmad, 14:103].

Baca juga tata cara Sholat Jumat.

Dari Sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

يَوْمُ الْجُمُعَةِ ثِنْتَا عَشْرَةَ يُرِيدُ سَاعَةً لَا يُوجَدُ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا إِلَّا أَتَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ. فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ

“Hari Jumat itu memiliki 12 jam (waktu). Tidak ada seorang muslim yang meminta kepada Allah, kecuali Allah azza wa jalla akan mengabulkannya. Maka bersegeralah untuk mendapatkannya pada waktu-waktu akhir setelah shalat Ashar!” [HR. Abu Dawud, no.884].

5. Disaat hujan

Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ تَحْتَ الْمَطَرِ

“Dua waktu dimana doa tidak akan ditolak, yakni doa disaat Adzan dikumandangkan, dan disaat turunnya hujan”. [Al-Hakim 2: 114, and Abu Dawood #2540, ibn Majah].

Baca juga doa turun hujan.

6. Saat bepergian

Doa seorang Musafir tidak akan ditolak dikarenakan saat berpergian dirinya menjadi lebih dekat kepada Allah. Dan apabila perjalannya untuk tujuannya yang ma’ruf maka presentasi untuk dikabulkan doanya semakin besar dan jikalau perjalannya untuk tujuan buruk maka doanya akan diterima. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَ دَعْوَةُ الصّـَائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

“Tiga doa yang tidak akan tertolak oleh Allah ialah doa orang tua bagi anaknya, doa bagi mereka yang berpuasa, dan doa seorang musafir”. [HR. Al-Baihaqi, 3:345]

7. Saat Sujud

Ketika seorang Muslim dalam Shalatnya, maka sejatinya ia “berhadapan” dengan Allah Azza Wa Jalla, dan disaat ia bersujud, maka ia dalam posisi terdekat dengan Allah Azza Wa Jalla, maka disaat inilah waktu terbaik untuk berdoa kepada Allah Azza Wa Jalla. Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ  رواه مسلم

“Posisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah saat dirinya bersujud, maka berdoalah kepada-Nya sebanyak mungkin”. [HSR. Muslim, no. 482].

Dan pada riwayat lain yang dilaporkan oleh sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, dimana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda;

وَأَمَّا السُّجُوْدُ فَاجْتَهِدُوْا فِي الدُّعَاءِ فَقُمَنَّ أَنْ يُسْتَجَابَلَكُمْ

“Adapun pada saat sujud, maka bersungguh-sungguhlah di dalam berdoa! Karena pada saat itu sangat mungkin untuk doa kalian dikabulkan”.[HR. An-Nasa’i, no.1035].

8. Saat meminum air Zamzam

Jabir Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

ماء زمزم لما شرب له

Air zam-zam tergantung orang yang meminumnya.” [Ahmad 3: 357 dan Ibn Majah #3062].

Ini artinya disaat meminum air Zamzam maka kita dapat berdoa kepada Allah Azza Wa Jalla untuk perkara apapun guna mendapat manfaat dari air ini untuk kesembuhan dari penyakit dan keinginan lainnya.

9. Akhir Shalat

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam ditanya mengenai, waktu mana dimana doa paling didengar, maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menjawab.

أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ؟ قَالَ: جَوْفَ اللَّيْلِ الْآخِرِ وَ دُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ

“Doa apakah yang paling didengar? Beliau bersabda: Doa di tengah malam terakhir dan setelah shalat-shalat wajib.” [HR. At-Tirmidzi, no.3421. Hadits ini dinyatakan Hasan oleh Al-Albani].

Baca juga doa dan dzikir setelah Shalat.

10. Pada hari Arafah

Hari Arafah dianggap sebagai hari Ied dan perayaan bagi umat Muslim. Dan merupakan momen berharga untuk bersyukur, mendapat pahala dan beribadah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda.

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Doa terbaik adalah doa yang dipanjatkan saat hari Arafah”. [at-Tirmidhi no.3509, Hasan oleh Albani].

Aisyah radhiyallahu anha, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda;

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنْ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمْ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ

“Tidak ada satu hari pun yang pada hari tersebut, Allah lebih banyak membebaskan hambaNya dari api Neraka, selain pada hari Arafah. Sebab pada hari itu Allah turun, kemudian membanggakan mereka di hadapan para Malaikat, seraya berfirman: Apa yang mereka inginkan?”. [HR. Imam Muslim, no.2402].

11. Saat berpuasa hingga waktu berbuka

Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam bersabda;

ﺛَﻼَﺛَﺔٌ ﻻَ ﺗُﺮَﺩُّ ﺩَﻋْﻮَﺗُﻬُﻢُ ﺍﻹِﻣَﺎﻡُ ﺍﻟْﻌَﺎﺩِﻝُ، ﻭَ ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢُ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻔْﻄِﺮَ، ﻭَﺩَﻋْﻮَﺓُ ﺍﻟْﻤَﻈْﻠُﻮﻡِ ‏

“Ada tiga doa yang tidak tertolak: Doa pemimpin yang adil, doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka puasa, dan doa orang yang terzhalimi (teraniaya).” [HR. At-Tirmidzi, no.3595, Ibnu Majah, no.1752].

12. Saat malam Lailatul Qadar

Firman Allah Azza Wa Jalla sebagai berikut.

إِنَّآ أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ. سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu, apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1000 bulan. Pada malam itu turun para Malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur semua urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. [Surat Al-Qadr 97: ayat 1-5].

Baca juga kapan malam Lailatul Qadar datang dan tandanya?

Semoga Allah Azza Wa Jalla mengabulkan doa-doa kita, dan mengampuni kita dan menjadikan kita termasuk kedalam bagian orang-orang yang selalu diberi petunjuk dan shaleh….Aaamiiin Allahuma Aaamiiiin.

Itulah keseluruhan informasi mengenai 12 saat dan waktu terbaik untuk berdoa yang Insya Allah di ijabah oleh Allah Ta’ala dan silahkan beritahukan kepada keluarga, teman, saudara dan kerabat mengenai informasi ini siapa tahu mereka membutuhkannya. Dan sampai jumpa lagi di artikel-artikel Dakwah Islam dari AiTarus.Com berikutnya di masa depan.

Tinggalkan komentar