Saya Belum Ingin Menikah, Tapi Orang Tua Memaksa, Apakah Saya Wajib Patuh?

Paket Umroh Akhir Tahun

Dipaksa menikah, namun merasa belum siap untuk itu? Silahkan baca penjelasan yang merupakan jawaban dari pertanyaan seorang perempuan yang menghadapi dilema dimana orang tuanya memaksa untuk menikah namun dirinya merasa belum siap untuk itu.

Pertanyaan:

Usiaku kini 20 tahun dan kedua orang tuaku memintaku untuk menikah karena suatu alasan, namun aku belum ingin menikah maka apa yang harus kulakukan? Mendengarkan mereka atau mengatakan isi hatiku dan berhadapan dengannya? Karena aku telah menjelaskan kepada mereka bahwa aku belum siap.

Jawab:

Segala puji hanya bagi Allah

Harus diingat bahwa menikah merupakan bagian dari ajaran Nabi Shalallahu Alaihi Wa Alihi Wa Sallam dan merupakan Sunnahnya. Nabi kita mengecam mereka yang tetap membujang. Beliau mengatakan: “Bagiku, saya menikahi para wanita. Barangsiapa yang tidak mengikuti sunnahku maka bukan dari golonganku.” Diriwayatkan oleh Al Bukhari (4776) dan Muslim (1401).

Yang dimaksud dengan Sunnahku adalah bimbingan dan pedoman. Tiada seorangpun yang memiliki hak untuk menelantarkan jalan, bimbingan dan Sunnah dari Nabi Shalallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sohbihi Wa Sallam demi urusan dunia karena ia ingin mengejar pendidikan atau mengejar karir, atau karena alasan mencurigakan yang membuka pintu kepada setan untuk memasuki fikirannya, dan karena alasan lain yang lain.

Baca juga tentang tata cara Shalat Hajat.

Ajaran ini menekankan di zaman penuh fitnah ini ketika seseorang khawatir kalau dirinya (Mungkin saja tergoda) karena tidak ada kendali dan tiada seorangpun yang mengawasinya. Maka seorang Muslim sebaiknya memohon pertolongan untuk mengendalikan hawa nafsu dan melawan setan dengan segala daya upaya, agar ia terus berada di jalan yang lurus dan tetap suci.

Jikalau seorang Muslim khawatir akan tergoda rayuan setan, maka wajib hukumnya untuk menikah, untuk menghilangkan godaan yang bisa merusaknya.

Anda harus mengerti bahwa wanita muda sebaiknya menikah pada usia tertentu, ketika pria alim dan cocok melamarnya, namun jika mereka menolak karena alasan ingin menyelesaikan pendidikan, atau mencari pria lain yang lebih kaya, dan alasan lainnya. Maka usianya akan terus bertambah, dan semakin tua, hanya menunggu.

Jika begitu, maka dirinya telah melawan perintah Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Shohbihi Wa Sallam untuk menerima pria baik-baik dan alim sebagai pasangan hidupnya.

“Jika datang padamu seseorang dengan komitmen dan karakter baik cocok bagimu, maka berikan (Putrimu atau keluarga yang di bawah naunganmu) kepadanya untuk dinikahi, jikalau kamu tidak melakukannya maka akan menjadi fitnah di daratan dan bencana besar.” [Hadits diriwayatkan oleh at-Tirmidzi].

Dengan begitu, si wanita telah melupakan peranan hidupnya di dunia, yakni tujuan dimana Allah Azza Wa Jalla telah ciptakan manusia dalam dua bagian, pria dan wanita, dan membuatnya sebagai tanda keKuasaanNya, dan keEsaanNya, segala puji bagiNya.

Jujur saja, tidak dibenarkan jika anda menolak ide untuk menikah karena ingin mengejar pendidikan atau mencari materi.

Namun jikalau anda memiliki alasan yang benar, maka jelaskan kepada kedua orang tua anda dan sebaiknya dirundingkan untuk mencapai kesepakatan bersama. Tindakan ini dilakukan jikalau anda menolak menikah bukan untuk mengejar pendidikan atau mencari materi.

Namun jikalau anda menolak menikah karena tidak menyukai si pria, karena alasan tertentu, dan kamu menerima prinsip Nikah, maka itu adalah hakmu dan kamu tidak salah, karena orang tua anda tidak punya hak memaksa kamu menikahi seseorang yang kamu tidak sukai.

Sebagai tambahan dan untuk memperkaya bahasan ini, maka tidak ada salahnya atau bahkan sebaiknya anda melakukan Sholat Istikharah untuk mendapatkan jawaban terbaik untuk anda. Untuk itu silahkan pelajari tata cara Shalat Istikharah. Insya Allah bermanfaat untuk anda. Aamiin Allahuma Aamiin.

Allahu A’lam Bishawab.

Tinggalkan komentar