Advertisements

Shalat Ashar Tuntunan Lengkap Dari Niat Hingga Salam

Aitarus.com — Shalat Ashar merupakan salah satu dari shalat 5 waktu yang wajib hukumnya dikerjakan setiap hari pada waktunya dan tidak menundanya apalagi meninggalkannya.

Tidak jarang karena kesibukan urusan dunia atau perkara mengutamakan hobi saja, kita seringkali menunda melaksanakan Shalat Wajib yang amat diperintahkan dan besar pahalanya ini.

Dalil mengerjakan Shalat Ashar

Firman Allah Ta’ala

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” [QS. Al-Baqarah [2]: 238]

Penjelasan. Shalat Wustha merupakan Shalat Ashar, dan hal ini berdasarkan penjelasan dari Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam.


شَغَلُونَا عَنِ الصَّلَاةِ الْوُسْطَى، صَلَاةِ الْعَصْرِ

“Mereka (kaum kafir Quraisy, pent.) telah menyibukkan kita dari shalat wustha, (yaitu) shalat ashar.” [HR. Bukhari no. 2931 dan Muslim no. 627. Lafadz hadits ini milik Muslim].

Balasan bagi yang mengerjakan Shalat Ashar

Shalat Ashar merupakan ibadah wajib yang selain memberikan kebaikan dunia juga keberuntungan di akhirat kelak. Karena sebagai penyebab dijauhkan dari api neraka. Menurut penjelasan sebuah hadits Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam.


«لَنْ يَلِجَ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ، وَقَبْلَ غُرُوبِهَا»

“Tidak akan masuk neraka seorang pun yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (yakni shalat subuh, pent.) dan sebelum matahari terbenam (yakni shalat ashar, pent.).” [HR. Muslim no. 634]

Ancaman bagi yang meninggalkan Shalat Ashar

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam dengan tegas memberikan ancaman kepada mereka yang meninggalkan shalat Ashar sebagai terhapusnya amal, redaksi haditsnya sebagai berikut.

مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

“Barangsiapa yang meninggalkan shalat ashar, maka terhapuslah amalannya.” [HR. Bukhari no. 553, An-Nasa’i 1/83 dan Ahmad 5/349]

Tuntunan dan tata cara shalat Ashar

Sebelum melaksanakan Shalat Ashar maka pastikan anda menunaikan syarat syah Shalat terlebih dahulu.

Syarat syah shalat:

  1. Suci tubuh dari najis dan hadas.
  2. Menutup aurat dan berpakaian yang rapi dan sopan.
  3. Berada ditempat yang bersih dan suci dari najis dan kotoran.
  4. Sudah masuk shalat. Lihat jadwal shalat Ashar.
  5. Menghadap kiblat.

Setelah itu silahkan langsung menuju langkah-langkahnya: Berikut adalah langkah-langkah melaksanakan Shalat Ashardari niat hingga salam.

Saat melaksanakan Shalat maka pandangan mata anda tertuju kepada tempat sujud dan namun apabila anda melaksanakannya di depan Ka’bah maka mata menghadap atau menatap Ka’bah.

Rakaat Pertama

Membaca Niat Shalat Ashar

Meskipun tiada riwayat Shahih mengenai perlunya membaca niat secara lisan. Namun para Ulama Syafi’i membolehkan membacanya dalam hati untuk meneguhkan fikiran dan hati untuk shalat. Adapun niat dibaca dalam hati sebelum memulai shalat Ashar.

Niat Sholat Ashar Shalat Sendiri (Munfarid)

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Latin: ”USHALLII FARDHAL ‘ASHRI ARBA’A RAKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA..”

Tinggalkan komentar