Advertisements

Shalat Fardhu / Shalat Wajib Dan Rukunnya

Aitarus.com — Shalat Fardhu, merupakan Sholat yang wajib dilaksanakan berdasarkan waktu yang ditentukan atau ditentukan oleh kondisi dan tidak alasan untuk meninggalkan kecuali ada Udzur yang dibenarkan sesuai Syariat.

Dan di sini kita akan membahas mengenai Shalat apa saja yang termasuk Shalat Fardhu berserta dalil-dalil untuk mengerjakannya lengkap.

Dan berdasarkan hukum Islam secara garis besar Shalat Fardhu atau Shalat Fardhu terbagi dua, yakni:

  • Fardhu Ain.
  • Fardhu Kifayah.

Jadi secara garis besar Shalat Fardhu terbagi menjadi dua, untuk penjelasan detailnya silahkan dibaca keterangannya berikut ini.

Jenis shalat Fardhu

Fardhu Ain

Yakni kewajiban yang Allah Azza Wa Jalla berikan kepada setiap individu. Contoh shalat Fardhu Ain shalat 5 waktu (yang merupakan bagian dari Rukun Islam) dan Shalat Jum’at.

Adapun shalat 5 waktu adalah:

Dan kelima Shalat diatas ditentukan waktunya dan setiap wilayah memiliki waktu berbeda-beda berdasarkan letak geografis dan kita telah mampu menetapkan waktu shalat berdasarkan geografis silahkan menuju halaman kami yang berjudul jadwal shalat.

Fardhu Kifayah

Yakni kewajiban yang Allah Azza Wa Jalla tetapkan kepada seluruh umat Islam. Namun kewajiban ini akan gugur apabila telah dilaksanakan oleh yang lain. Contoh Fardhu Kifayah adalah Shalat Jenazah.

Saya ulangi bahwa kewajiban Shalat Fardhu Kifayah akan gugur jika sudah dilaksanakan oleh Muslim lainnya. Seperti halnya Shalat Mayit yang merupakan wajib bagi Muslim namun jika sudah dilaksanakan maka gugur sudah.

Tata cara shalat Fardhu

Di dalam melaksanakan Shalat Fardhu terdapat persiapan sebelum dan aturan disaat melaksanakannya. Dan keseluruhannya terbagi menjadi 12 yakni enam bagian disaat persiapan untuk melaksanakannya dan enam bagian lainnya disaat melaksanakannya. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

A) Persiapan sebelum melaksanakan Shalat Fardhu

Persiapan sebelum melaksanakan Shalat Fardhu adalah wajib dipenuhi (Persiapan ini juga termasuk hal yang Fardhu) jika tidak, maka bisa membatalkan Shalat. Selain persiapan secara fisik, juga psikologi untuk melaksanakan Shalat. Yakni:

1. Mandi dan berwudhu

Membersihkan diri dengan mandi, karena tidak diperbolehkan melakukan shalat jika kita dalam keadaan junub, seperti setelah bersetubuh dengan istri (Meski mani keluar maupun tidak).

Dan juga berwudhu untuk selanjutnya melakukan Shalat. Lihat tata cara Wudhu sesuai Sunnah Nabi.

2. Mengenakan pakaian bersih dan tempat shalat yang bersih

Sebelum melakukan shalat pastikan pakaian yang kita kenakan bersih dan juga tempat untuk shalat bersih dari najis dan kotoran lainnya.

3. Menutup aurat

Diwajibkan menutup aurat dan bagian tubuh sensitif lainnya sebelum shalat, bagi pria paling utama menutup bagian atas dengkul dan pusar selanjutnya mengenakan pakaian yang sopan. Untuk wanita, menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah.

4. Tepat waktu / pada waktunya

Setiap shalat Fardhu Ain, ada waktunya. Maka segera melakukan shalat jika sudah waktunya saat Adzan memanggil untuk shalat 5 waktu dan shalat Jum’at. Dan dilarang melaksanakan Shalat sebelum waktunya, karena tidak sah.

Tinggalkan komentar