Advertisements

Tata Cara Sholat Taubat Sesuai Tuntunan Nabi

Dan Allah Ta’ala menyukai orang-orang yang bertaubat seperti firmanNya berikut ini:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah : 222).

Panduan utama melaksanakan

Sholat Taubat jumlahnya adalah dua rakaat, seperti yang diutarakan pada Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Bakar Radhiyallahu Anhu.

Disyariatkan untuk melakukannya sendiri, karena ini merupakan Sholat Sunnah yang tidak dilaksanakan secara berjamaah. Kemudian diwajibkan meminta ampunan Allah Ta’ala, seperti yang tertulis dalam hadis riwayat Abu Bakar As Siddiq (Radhiyallahu Anhu).

Tidak ada bacaan surat al-Qur’an khusus saat melaksanakan Sholat Taubat, karena Nabi tidak mengkhususkan surat apapun, maka kita bisa membaca surat al-Qur’an apapun saat melaksanakannya.

Disyariatkan agar kita melaksanakan amal saleh dan tetap dijalan yang benar karena ini perintah Allah Ta’ala

وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَىٰ

Artinya:

“Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (Qs. Tha Ha (20): 82).

Tata cara melaksanakan Sholat Taubat

Berikut adalah tata cara melaksanakan Sholat Taubat sebanyak dua rakaat dari Takbir hingga Salam. Silahkan diikuti keseluruhan langkah-langkahnya berikut ini dalam tabel:

UrutanRakaat Pertama Rakaat Kedua
1Takbiratul Ihram, lalu membaca doa iftitahMembaca al-Fatihah
2Membaca al-FatihahMembaca surat al-Qur'an apa saja
3Membaca surat al-Quran apa sajaRuku' (Membaca Subhana rabbiyal 'adzhimi wa bihamdihi )
4Ruku' (Membaca Subhana Rabbiyal 'Adzhimi Wa Bihamdihi ) I'tidal (Membaca Sami’Allaahu liman hamidah kemudian Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du)
5I'tidal (Membaca Sami’Allaahu liman hamidah kemudian Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du)Sujud ke 3 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)
6Sujud ke 1 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)Duduk diantara dua sujud (Membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni)
7Duduk diantara dua sujud (Membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni) Sujud ke 4 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)
8Sujud ke 2 (Membaca Subhana Rabbiyal A'la Wa Bihamdihi)Tahiyat akhir
9Berdiri lanjut ke Rakaat keduaSalam

Kesimpulan:

  1. Sholat ini dalilnya jelas dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Salam.
  2. Disyariatkan agar pelaku dosa melakukan taubat, baik itu dosa besar dan kecil, dan baik melakukan sholat Taubat saat setelah melakukan dosa maupun setelahnya.
  3. Dan taubat dilakukan dengan tulus dan murni (Nasuha) (QS. At Tahrim: 8).
  4. Mengerjakan Sholat Taubat bisa kapan saja, meskipun di waktu dilarangnya Sholat.
  5. Diserukan bagi yang bertaubat melakukan amal soleh dan tetap dijalan yang lurus.
  6. Dan tidak lagi mengulangi kesalahan dan dosa yang sebelumnya.

Apa yang harus dilakukan setelah bertaubat?

Setelah anda berikrar untuk bertaubat maka hal yang harus dilakukan adalah berbuat kebaikan atau perbanyak amal baik, seperti hadits Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang diriwayatkan oleh Ahmad, Thobrani, dan Ibnu Hibban berikut ini:

وقال صلى الله عليه وسلم لمعاذ: إذا أسأت فأحسن

Artinya: “Nabi berkata pada Muadz: Apabila engkau berbuat dosa, maka berbuatlah kebaikan (sebagai bentuk taubat}.”

Baca juga kumpulan doa Taubat dari al-Qur’an dan Hadis.

Semoga Allah Ta’ala selalu menjauhkan kita semua dari dosa baik itu dosa terkecil maupun dosa terbesar dan mengampuni semua dosa dan salah kita….Aamiin Allahumma Aamiin Ya Robb.

Itulah keseluruhan tata cara Sholat Taubat sesuai tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Sallam yang bisa anda jadikan bimbingan untuk melaksanakannya dan semoga bermanfaat. Aamiin Allahumma Aamiin. Sampai jumpa lagi di artikel-artikel dakwah Islam dari AiTarus.com berikutnya di masa depan.

Allahu A’lam Bishawab.

Tinggalkan komentar