Berapa Ukuran Zakat Fitrah Beras Dan Bahan Makanan Lainnya?

  • Advertisements

  • Berikut ini adalah penjelasan dan penguraian mengenai ukuran Zakat Fitrah yang dibayarkan berdasarkan bahan makanan pokok yang dikonsumsi dan banyak digunakan, sebagian bahan makanan ini merupakan makanan pokok di Indonesia.

    Insya Allah informasi ini bermanfaat dan silahkan langsung dibaca keseluruhan informasinya.

    Berapa takaran Zakat Fitrah?

    Kita sudah sepenuhnya tahu bahwa Zakat Fitrah takarannya adalah satu Sha’ seperti yang diberitakan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah Bin Umar radhiyallahu ‘anhuma; dimana beliau mengatakan bahwa, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitri, berupa satu sha’ kurma kering atau gandum kering ….” (Hr. Al-Bukhari dan Muslim)

    Dari Hadits ini kita sudah dibekali informasi yang cukup mengenai ukuran Zakat Fitrah yang harus dibayarkan kepada mereka yang memang berhak menerima Zakat ini.

    Lalu pertanyaannya sekarang adalah apa itu sha’?

    Sha’ merupakan ukuran yang populer di zaman Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang merupakan takaran (bukan timbangan). Dimana Sha’ merupakan ukuran empat mud, dimana satu mud setara dengan cakupan penuh dua telapak tangan berukuran normal yang digabungkan, maka satu sha’ berarti empat kali cakupan penuh dua telapak tangan berukuran normal digabungkan.

    Takaran seperti ini tergolong sulit untuk di konversi ke dalam ukuran berat antara benda, misalnya berat satu sha’ beras tentu saja berbeda dengan ukuran satu sha’ tepung.

    Oleh karenanya menggantinya menjadi ukuran timbangan menjadi rumit. Akan tetapi Syukur Alhamdulillah karena para ulama sudah memikirkan hal ini dan memberikan kita jawaban, yang bisa aplikasikan di saat menentukan jumlah satu sha’ dari bahan makanan pokok untuk diberikan sebagai Zakat Fitrah.

    Ini adalah rincian mengenai ukuran dalam kilogram dari sejumlah jenis bahan pokok yang bisa dibayarkan sebagai Zakat Fitrah di bulan Ramadhan ini.

    NoJenis Makanan dalam satu sha'Dalam Kilogram
    1Beras3
    2Kacang Polong3
    3Kacang3
    4Dedak3
    5Kurma Sedang3,5
    6Adas Kuning3,5

    (Ahkam Zakat Fitri).

    Sebagai tambahan, bolehkan melebihi takaran lebih dari satu sha’?

    Tentu saja, melebihi takaran lebih dari satu sha’ sebagai Zakat Fitrah merupakan kebaikan dan akan menjadi sebagai Shadaqah dan bentuk kehati-hatian apabila kita khawatir ukurannya kurang dari satu sha’.

    Dan pendapat ini sejalan dengan Ibnu Taimiyah dimana beliau menjelaskan bahwa: “Adalah diperbolehkan (membayar lebih dari satu sha’) dan hal ini bukanlah perkara makruh, menurut umumnya ulama seperti Asy-Syafi’i, Ahmad dan lainnya. (Majmu’ Fatawa, 25:70).

    Namun ada pula pendapat yang mengatakan bahwa melebihi dari satu sha’ adalah makruh yakni pendapat yang menukil dari Imam Malik.

    Akan tetapi yang pasti, mengurangi kadar dari yang sudah ditetapkan yakni satu sha’ maka hukumnya tidak syah, seperti halnya membayar Zakat Fitrah dengan uang.

    Akhirul kalam

    Sebaiknya dibaca pula mengenai pengertian Zakat Fitrah beserta hukum dan ketentuan membayarkannya. Jadi kesimpulannya bahwa tidak dibenarkan membayarkan Zakat Fitrah dengan uang.

    Dan tentu saja anda dapat memberitahukan informasi ini kepada keluarga, teman, saudara dan kerabat yang mungkin juga membutuhkan informasi ini. Saya berharap artikel mengenai takaran / ukuran Zakat Fitrah ini bermanfaat dan jika ada pertanyaan atau koreksi maka silahkan utarakan diarea komentar dan sampai jumpa di artikel-artikel Dakwah Islam dari Aitarus.Com.


    Tinggalkan komentar